AMBON, Siwalimanews –  Sekretaris Daerah Provinsi Maluku mengakui jika penyerapan APBD hingga September 2023 belum maksimal.

Hal ini diungkapkan sekda kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (12/9) merespon peringatan DPRD Maluku agar pemprov segera mempercepat penyerapan APBD.

Sekda menjelaskan. persoalan minimnya penyerapan APBD bukan baru terjadi tahun  ini, tetapi hampir terjadi setiap tahunnya, artinya tidak ada kesengajaan.

“Benar, penyerapan APBD 2023 memang belum maksimal dan kita sudah jelaskan kepada DPRD, bahwa memang awal tahun hingga pertengahan tahun kegiatan infrastruktur baru mulai jalan dan baru cair uang muka,” ungkap sekda.

Menurutnya, pemprov melalui OPD-OPD teknis yang memiliki alokasi anggaran cukup besar, terus didorong untuk lebih giat lagi dalam membelanjakan APBD.

Baca Juga: Miliki 25 Paket Ganja Wattimena Divonis 6 Tahun Penjara

Sebagai penanggungjawab pemerintahan, sekda mengaku terus memantau proses realisasi APBD pada masing-masing OPD, sehingga diharapkan kerja-kerja OPD lebih maksimal lagi.

Sekda juga pastikan, jika pengawasan terus dilakukan, maka puncaknya di bulan Oktober dan November penyerapan APBD akan terealisasi dengan baik, termasuk program pembangunan infrastruktur.

“Nanti Oktober dan November baru ada progres, karena pekerjaannya sudah mulai dibayarkan semuanya makanya di bulan itu pasti progres penyerapan APBD oleh pemprov maksimal,” cetusnya.(S-20)