AMBON, Siwalimanews – Sejumlah infrastruktur jalan di Kabupaten Maluku Tenggara, akan menjadi prioritas Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP).

Demikian disampaikan Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Letnan Jenderal TNI (Purn) Jeffry Apoly Rahawarinkepada wartawan di Bandara Internasional Pattimura Ambon, Jumat (15/7) usai melakukan kunjungan kerja selama beberapa hari di Kabupaten Maluku Tenggara.

Oleh sebab itu kata Rahawarin, BNPP telah melakukan tracking terhadap sejumlah akses jalan di Kabupaten Maluku Tenggara, guna melihat seberapa parah tingkat jalan yang masih terisolasi hingga saat ini.

“Kita sudah lihat jalan yang masih terisolasi yang mungkin karena keterbatasan APBD sebagaimana perintah Mendagri Tito Karnavian,” ujar Rahawarin.

Menurutnya, dari proses tracking jalan yang dilakukan pihaknya telah menemukan beberapa titik yang memang perlu diintervensi oleh BNPP melalui kementerian dan lembaga mitra BNPP, misalnya Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Desa dan PDTT.

Baca Juga: Cuaca Masih Ekstrim, DPRD Himbau Masyarakat Waspada

Walaupun, kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Malra tidak separah degan kondisi yang ada di Kabupaten Nunukan, tetapi patut dan menjadi kewajiban dari BNPP untuk dituntaskan ditahun-tahun kedepan.

Selain infrastruktur jalan, BNPP juga melihat beberapa infrastruktur utama lain seperti ketersediaan jaringan listrik dan ketersediaan jaringan telekomunikasi dan hasilnya memang harus diperhatikan lebih baik lagi..

“Selain infrastruktur jalan, kita juga lihat listrik dan sudah ditanya dari sebelumnya dinyalakan hanya 12 jam, kini sudah menjadi 24 jam, tetapi belum menyeluruh termasuk jaringan telekomunikasi akan menjadi perhatian kita kedepannya,” ucap mantan Pangdam XVI Pattimura ini.

Menurutnya, secara umum Provinsi Maluku memiliki empat kabupaten yang berkaitan langsung dengan daerah perbatasan, yaitu Kabupaten Malra, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kabupaten Kepulauan Aru.

“Saya berangkat ke Maluku Tenggara itu berkaitan dengan lokasi prioritas khususnya empat Kecamatan Baru di Maluku Tenggara, yakni Kecamatan Kei Besar, Kecamatan Kei Besar Selatan, Kecamatan Kei besar Selatan Barat dan Kecamatan Kei Besar Utara Timur yang harus kita lihat secara bersama,” ungkap Rahawarin.(S-20)