AMBON, Siwalimanews – Kabag Kepegawaian RSUD dr M Haulussy Kudamati Ambon Dolfina Sapteno (56) yang selama ini menjalani karantina mandiri di kediamannya di Desa Lateri, meninggal dunia, Kamis (2/7).

Informasi yang berhasil dihimpun Siwalimanews di RSUD dr M Haulussy disela-sela proses pelepasan jenazah ke TPU khusus Covid di Hunuth, diketahui rekan kerja mereka ini awalnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) sehingga menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Almarhumah telah dilakukan swab pertama kali pada 25 Juni dan hasilnya positif covid- 19, namun almarhumah karena tanpa gejala (OTG) serta tak ada keluhan penyakit lain sehingga almarhum tetap melanjutkan isolasi mandiri di rumah,” ujar sumber tersebut yang enggan menyebutkan namanya.

Nantinya, pada Kamis (2/7) subuh almarhumah meninggal dunia di rumahnya dan salah satu anaknya menghubungi Dirut  RSUD untuk memberitahukan bahwa almarhumah telah meninggal dunia.

Mengetahui hal tersebut Dirut RSUD kemudian menghubungi tim medis rumah sakit untuk ke rumah almarhumah dan melakukan kordinasi dengan pihak keluarga agar dilakukan swaab ulang dengan cara TCM sekaligus minta membawa jenazah almarhumah ke RSUD untuk dilakukan pemulasaaran jenazah sesuai protokol Covid dan pemakamannya.

Pada pukul 05,00 WIT tim kesehatan RSUD memberikan hasil swaab melalui metode TCM kepada keluarga yang hasilnya positif Covid-19, sehingga keluarga bersedia untuk jenazah almarhumah ibu mereka dimakamkan sesuai protokoler Covid-19 oleh tim Gustu.

Sementara itu Karo Humas dan Protokoler Setda Maluku Melky Lohy saat dikonfirmasi Siwalimanews melalui telepon selulernya membenarkan, kalau Kabag Kepegawaian RSUD dr M Haulussy Kudamati Ambon meninggal dunia dengan status pasien positif Covid-19.

“Almarhumah meninggal dunia dengan hasil swab 2 kali positif, namun almarhumah tak miliki keluhan atau penyakit penyerta lain, yang terakhir sebelum meninggal itu, almarhumah hanya ada sedikit batuk-batuk,” jelas Lohy.

Pantauan Siwalimanews saat proses penghantaran jenazah dari RSUD menuju TPU Hunuth sekitar pukul 11.45 WIT, seluruh perawat dan pegawai RSUD dr M Haulussy berdiri berjejer dengan formasi pagar hidup, untuk memberi penghormatan terakhir kepada almarhumah sepanjang jalan depan rumah sakit yang dilalui mobil Jenazah RSUD yang membawa almarhumah untuk dimakamkan. (S-39)