BULA, Siwalimanews – Pelaksana tugas Kadis Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga, Kabupaten SBT Sidik Rumalowak mengaku, hadirnya STIKIP untuk menjawab kebutuhan pendidikan di kabupaten yang bertajuk Ita Wotu Nusa ini.

“Saya sangat bangga telah ada Kampus di SBT, terutama STIKIP Ita Wotu Nusa, KSTAIS dan STIKIP Hunimua, kenapa, karena dengan adanya kampus-kampus ini, maka tentu menjawab kebutuhan pendidikan di daerah ini,” ujar Rumalowak saat menghadiri ujian Skripsi Mahasiswa STIKIP Ita Wotu Nusa.

Lajunya perkembangan zaman di Indonesia, memaksa semua orang untuk saling berlomba-lomba dalam mengejar target keberhasilan melalui SDM dibidang pendidikan. Apalagi, Orientasi pendidikan adalah mencapai target pendidikan nasional.

Ketua STIKIP Ita Wotu Nusa Ardhy Nurghanto Wokas menambahkan, upaya mendirikan perguruan tinggi di SBT sebagai bentuk dari kepedulian terhadap generasi di daerah ini, selain upaya untuk menjawab kebutuhan pendidikan di negeri Ita Wotu Nusa.

Untuk diketahui, Dosen penguji Skripsi mahasiswa STIKIP Ita Wotu Nusa adalah para dosen dari Universitas Pattimura dan IAIN Ambon.

Baca Juga: Pemkot tak Lagi Bagi Masker

“Mahasiswa yang mengikuti Ujian Skripsi dari program studi Bahasa Indonesia 23 orang, PGSD 10 orang dan prodi biologi 17 orang,” urainya.

Ia berharap, para mahasiswa yang mengikuti ujian skripsi dapat mempertahankan karya ilmiah dihadapan para dosen penguji. (S-47)