PEMERINTAH Kabupaten Ma­luku Tengah serius melakukan penanganan  stunting di wilayah­nya. Fakta itu terlihat saat Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) Sekertariat Daerah (Setda) kabu­paten bergelar Pamahanu-Nusa itu menggelar Rembuk di wilayah Kecamatan TNS, Kamis (11/1).

Kapala Bagian Ortal Setda Malteng, Petriks Tanate dalam kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Kantor Camat menya­takan, pemerintah,baik di tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kecamatan terus bergerak upaya mencegah dan menekan angka stunting.

“Rembuk stunting ini sebagai upaya penyusunan strategi pe­nanganan dan pencegahan yang diinstruksikan Penjabat Bupati Rakib Sahubawa,” ucap Tanate.

Karenanya, kata Tanate, di tahun 2024 ini perlu diketahui kendala dan tantangan yang dihadapi dan intervensi sudah sejauh mana di kecamatan TNS.

“Dari pertemuan nanti hasilnya saya melaporkan kepada Bupati dengan kondisi yang ada di Kecamatan TNS.” ujarnya.

Baca Juga: Giliran Negeri di Salahutu Santuni Kaum Dhuafa

Dikatakan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat bersama-sama membangun langkah-langkah yang tepat dalam upaya tindak lanjut penurunan percepatan stunting di TNS.

Sementara itu camat TNS Ronald Wonmaly dalam laporannya menyampaikan,tim percepatan Penurunan Stunting Kecamatan TNS sampai saat ini telah melakukan berbagai langkah percepatan penurunan stunting.

“Melalui upaya dan dukungan dari berbagai pihak, angka stunting Kecamatan TNS mengalami penurunan 2023 dibandingkan angka stunting pada tahun-tahun sebelumnya, berdasarkan data yang ada,” ungkap Wonmaly.

“Selain itu, melalui kegiatan ini juga, kita mengetahui hasil analisis situasi dan rencana kegiatan strategi konvergensi penganggulangan dan pencegahan stunting untuk kita ambil langkah dan ditindak lanjuti bersama,” timpalnya. (S-17)