AMBON, Siwalimanews – Sebanyak 44 warga Kelurahan Waihaong, Kecamatan Nusa­niwe, Kota Ambon dievakuasi oleh  Gugus Tugas Percepatan Pena­nganan Covid-19 Maluku untuk menjalani karantina di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LP­MP) Maluku, Jumat (8/5).

Mereka positif berdasarkan hasil rapid test. Diduga puluhan warga ini tertular dari pasien terkonfirmasi positif nomor 15 berinisial HB.

Evakuasi puluhan warga Waihaong itu dilakukan sebanyak tiga kali menggunakan bus. Evakuasi pertama pada pukul 11.55 WIT sebanyak 23 orang. Kedua, pukul 16.30 WIT sebanyak 10 orang dan evakuasi ketiga dilakukan pada pukul 17.00 WIT sebanyak 11 orang.

“44 warga yang dibawa ke LPMP hasil rapid testnya positif merupakan hasil tes massal dan tracking dari pasien terkonfirmasi 15,” ujar Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku, Kasrul Selang kepada wartawan di Kantor Gubernur, Jumat (8/5).

Kasrul mengatakan, 44 warga Waihaong itu ditempatkan di LPMP, karena kondisi mereka baik atau orang tanpa gejala.

“Jadi kalau orang tanya kenapa mereka di sana, karena mereka kondisinya bagus, ada tim medis yang menangani mereka di sana dan diawasi oleh tim medis,” ujar Kasrul.

Sebagian swab dari mereka sudah diambil dan dikirim ke Balitbang Kementerian Kesehatan pada Sabtu (2/5) lalu. “Sebagain lagi akan kita ambil dalam waktu dekat untuk diperiksa swabnya di BTKL,” jelas Kasrul. Ia menambahkan, tracking terhadap pasien 15 sudah sudah selesai dilakukan.(S-39)