AMBON, Siwalimanews – Guna mendukung penanganan Covid-19, maka PT PLN akan menjaga keandalan pasokan listrik pada setiap fasilitas kesehatan terutama pada rumah sakit rujukan pasien Covid-19.

Selain itu, pihak PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara juga akan menjaga keandalan pasokan listrik pada industri oksigen yang tersebar di Maluku dan Maluku Utara.

Adapun industri oksigen tersebut antara lain di Ambon yakni PT Candi, PT Madjakara dan PT Iman Jaya Martabe. Untuk di Ternate yakni PT Aaneka Gas Industri Tbk, di Tual yakni CV Karya Utama dan Richard The, di Tobelo yakni Mega Utama dan di Saumlaki yaitu RSUD Magrety.

“Untuk peningkatan kehandalan disisi PLN, kami lakukan dengan inspeksi dan pemeliharaan terpadu ke lokasi supply, memproritaskan sektion tersebut bila terjadi pemadaman, baik terencana maupun tidak, dengan melakukan manufer dari penyulang lainnya dan mempercepat proses penormalan”, ungkap Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ambon, Yusrizal dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Selasa(13/7)

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, maka PLN menyiagakan sebanyak 162 petugas untuk pengamanan sistem kelistrikan di Ambon dan Namlea dari total 1.349 petugas di Maluku dan Maluku Utara pada masa siaga Covid-19.

Baca Juga: Lantamal IX Peduli Korban Banjir di Halong

“Dari sisi ketersediaan daya listrik hingga saat ini, sistem Ambon dan Namlea dipastikan aman. Di sisi sistem Ambon sendiri daya mampunya sebesar 107,94 MW dengan beban puncak 47,04 MW sehingga terdapat cadangan daya 60,86 MW. Untuk di sistem Namlea, daya mampunya 7,6 MW dengan beban puncak 4,71 MW, sehingga terdapat cadangan daya 2,89 MW,” urainya. (S-51)