AMBON, Siwalimanews – Pimpinan RSUD dr M Haulussy dikecam atas tindakannya diduga tidak manusiawi kepada para tenaga kesehatan.

Kecaman ini disampaikan Ketua Fraksi Gerindra Andi Munaswir kepada Siwalima  Sabtu (6/8) merespon adanya laporan dari tenaga kesehatan yang diterima pihaknya terkait adanya tindakan tak manusiawi yang dilakukan pimpinan RSUD Haulussy.

Persoalan ini kata Nubaswir, berawal ketika tenaga kesehatan di rumah sakit mengkritisi pimpinannya serta menanyakan insentif Covid-19 yang merupakan hak para nakes, namun para nakes ini dizolimi.

Menurutnya, para nakes menanyakan soal insentif Covid-19 diberikan jadwal bertugas selama satu bulan penuh tanpa libur. “Tadinya saya tidak percaya, tapi setelah dikirimkan daftar hadir dan ternyata memang betul 30 hari penuh tanpa libur,” ungkap Munaswir.

Kata dia, perbuatan yang dilakukan pimpinan RSUD Haulussy dengan menjadwalkan tenaga kesehatan bekerja selama satu bulan tanpa libur, merupakan satu tindakan yang tidak manusiawi.

Baca Juga: Bakti Bersihkan Kota, Dilakukan Pramuka

Apalagi tindakan ini dilakukan di Negara Kesetuan Republik Indonesia dan Provinsi Maluku yang notabene bukan merupakan negara atau pun pemerintahan yang otoriter.

“Kita bukan negara yang pemerintahan otoriter,” tegasnya.

Mantan anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah ini meminta Gubernur Maluku Murad Ismail menertibkan pimpinan RSUD Haulussy ini, agar tidak ada perbuatan serupa ditengah upaya para nakes menangani pandemi Covid-19. (S-50)