AMBON, Siwalimanews – Kapolda Maluku, Irjen Baha­rud­din Djafar dimutasikan ke Mabes Polri dalam rangka per­siapan pensiun.  Mutasi Kapolda Maluku ini bersamaan dengan sejumlah perwira tinggi (Pati) lainnya.

Mutasi tersebut berdasarkan Su­rat Telegram (STR) Kapolri Nomor: 3222/XI/KEP/2020 tertang­gal 16 November 2020 dan Surat Keputusan Kapolri Nomor:  Kep/2206/XI/2020 juga pada tanggal yang sama, tentang Pember­hen­tian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri yang ditanda tangani oleh Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Sutrisno Yudi Hermawan atas nama Kapolri.

Tak hanya jabatan Kapolda Maluku, dalam mutasi jabatan tersebut juga terdapat 18 pejabat tinggi dan pejabat menengah lainnya di lingkup Polri yang dimutasikan maupun diangkat dalam jabatan baru.

Irjen Baharuddin Djafar dimuta­si­kan sebagai Analisis Kebijakan  Utama Baharkam Polri. Sedang­kan penggantinya Irjen Refdi Andri. Ia sebelumnya menjabat Koor­dinator Staf Ahli (Koorsahli) Kapolri.

Baharudin Djafar menjabat Kapolda Maluku selama hampir 10 bulan.

Baca Juga: Komisi III Dorong Pemda Perhatikan Anggaran Disperindag

Kabid Humas Polda Maluku. Kombes Pol Roem Ohoirat kepada Siwalima Senin (16/11) membenarkan mutasi tersebut.

Menurut Roem, mutasi Irjen Baharudin Djafar dalam rangka persiapan pensiun. “Iya benar pak Kapolda mutasi itu dalam rangka pensiun karena beliau Desember 2020 ini sudah pensiun,” kata Roem.

Sebelum menjabat  Kapolda Maluku, Irjen Refdi Andri pernah menduduki sejumlah jabatan penting di Polri yakni pernah menjabat sebagai Kokorlantas Polri.

Pria kelahiran Bukit Tinggi, Sumatera Barat 17 Desember 1963 ini, sebelumnya juga menjabat Kokorlantas Polri tahun 2018 sampai dengan  8 November 2019 ditunjuk Kapolri sebagai Koordinator Staf Ahli Kapolri (Koorsahli). Sementara jabatan Kakorlantas yang ditinggalkannya ditempati oleh Brigjen Istiono

Lulusan Akpol 1987 ini juga pernah menjabat Kapolres Lubuk Linggau, Kapolres Muara Enim, Seslem SPN Betung (2009), Pemeriksa Utama Roprovos Divpropam Polri (2011),  Dirlantas Polda Sumsel (2012), Analis Kebijakan Madya bidang Gakkum Korlantas Polri (2013), Dirlantas Polda Sumut (2014), Kabid Regident Korlantas Polri (2015), Wakapolda Sulut (2017), Karoprovos Divpropam Polri (2017), Kakorlantas Polri (2018) serta Koorsahli Kapolri (2019). (S-32)