Ambon, Siwalimanews –  Sarifudin Balubun (72), Warga Tual yang melaut disekitar Pulau Mas Kabupaten Maluku Tenggara, dilaporkan hilang bersama dengan long boat-nya sejak, Senin (11/1).

Kepala Basarnas Ambon Djunaidi menjelaskan, korban dilaporkan hilang oleh anaknya ke Kansar Tual, bahwa ayahnya mencari ikan di Peraiaran Pulau Mas, pada Koordinat 5° 23.223’S  – 132°40.493’E, namun sampai dengan, Selasa (12/1) belum juga kembali.

“Kita mendapat laporan dari anak korban kalau orang tuanya belum kembali melaut tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIT dan tim sudah kita terjunkan melakukan pencarian di Pulau Mas,” jelas  Djunaidi dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Selasa (12/1).

Menurut penjelasan keluarga korban serta nelayan setempat, bahwa biasanya korban melaut tidak sampai tengah malam, sebab pukul 19.00 WIT korban sudah kembali. Tapi kali ini sudah dari kemarin hingga saat ini korban belum juga kembali.

Bahkan, keluarga dan masyarakat sudah melakukan upaya pencarian sejak pagi hari, namun belum juga menemukan korban, sehingga keluarga memilih melaporkannya ke Kantor SAR Tual.

Baca Juga: DPRD Minta Dinkes Sosialisasi Vaksin Covid-19 ke Masyarakat

”Jadi keluarga mengaku biasanya korban kembali dari melaut pada pukul 19.00 WIT, namun sampai sekarang belum kembali bahkan korban sulit dihubungi,” ujarnya.

Proses pencarian korabn saat ini kata Djunaidi, selain unsur SAR yang ada juga melibatkan pihak TNI dan Polri, Bakamla, Syahbandar, BPBD Tual serta masyarakat.

”Semua kita libatkan dalam proses pencarian, termasuk keluarga  namun korban belum juga kita temukan,” tandasnya.

Proses pencarian sendiri tambah Djunadi menggunakan Kapal Patroli milik Basarnas yakni KN SAR Bahrata 242 yang langsung menuju lokasi pencarian pada Koordinat  5° 23.223’S – 132°40.493′ E dan proses pencarian masih dilakukan sampai saat ini. (S-39)