AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Kota Ambon me­ngklaim sampai saat ini data ter­konfirmasi Covid-19 tidak me­ng­alami peningkatan signifikan. Itu artinya angka terkonfirmasi di Kota Ambon masih dapat dikendalikan.

Angka terkonfirmasi Covid-19 di Kota Ambon mengalami pe­nurunan setelah sebelumnya berada di angka 100 orang yang terpapar dan dirawat. Menurut Sekretaris Kota Ambon (Sekot), A. G Latuheru, data terakhir yang dimiliki Pemerintah Kota Ambon, tak mengalami peningkatan yang cukup signifikan, itu me­nandakan sampai dengan saat ini, angka terkonfirmasi masih dapat dikendalikan.

“Masih sekitar 90-an, memang ada perubahan tetapi peningka­tan tidak signifikan,” kata Latu­heru kepada wartawan di Ambon, Minggu (13/6).

Diakuinya, tim dalam hal ini Satgas Covid-19 Kota Ambon telah mengambil tindakan cepat untuk menangani permasalahan terse­but. Dinas Kesehatan Kota Ambon berperan penting dalam penanga­nan soal langkah apa saja yang harus dilakukan guna menekan angka terkonfirmasi.

Latuheru meminta, agar seluruh protokol kesehatan (Prokes) yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghin­dari kerumunan (4M) tetap diuta­makan masyarakat apabila berada di luar rumah atau melakukan aktivitas. “Protokol kesehatan harus jaga, bukan oleh satgas namun masyarakat,” tegas Latuheru.

Baca Juga: Terminal Diduduki PKL, Pemkot Tutup Mata

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak malu mengakui dirinya kontak erat dengan pasien terpapar, sebab hal tersebut dapat membantu petugas untuk melaksanakan tracking, tracing, dan treatment (3T) guna mengendalikan lonjakan angka terkonfirmasi di Kota Ambon.

Berdasarkan data, terkonfirmasi sampai dengan Sabtu (13/6), sebanyak 96 orang, dengan total sembuh mencapai 4.942 jiwa dan angka kematian yang sama yakni 76 orang.

Untuk diketahui, Kota Ambon kembali mengalami penurunan skor zonasi, dari 2,5, menjadi 2,4. Kondisi ini menjadikan Ambon harus kembali ke zona orange. Padahal sebelumnya Kota Ambon bertengger di zona kuning.

Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Kesehatan mengklaim sa­lah satu indikator Kota Ambon kembali ke zona orange atau turun dari resiko rendah ke resiko se­dang penyebaran Covid-19, lanta­ran meningkatnya angka kasus terkonfirmasi dan jumlah kematian.

Menurut Kepala Dinas Kese­hatan, Wendy Pelupessy, Ambon menyandang zona orange sejak 23 Mei 2021. Penambahan kasus  terkonfirmasi positif corona saat ini berjumlah 20 orang. Kembalinya status Kota Ambon ke zona orange menandakan penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 mulai melemah. (S-52)