NAMROLE, Siwalimanews – Virus corona (covid-19) yang kini mengancam seluruh kehidupan dunia harus diwaspadai oleh setiap daerah yang ada di Indonesia termasuk di Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Provinsi Maluku.

Untk mengantisipasi itu, maka Pemkab Bursel mulai melakukan aksi penanganan dan pencegahan dengan melakukan pemeriksaan secara ketat di setiap pintu-pintu masuk.

Pantauan Siwalimanews, disetiap pintu masuk strategis seperti pelabuhan, bandara, dan terminal angkutan darat mulai diperiksa setiap kali masuk dan keluar Kabupaten Bursel.

Seperti di Pelabuhan Namrole, Pemda Bursel sudah memberlakukan setiap calon penumpang maupun pengunjung harus mencuci tangan dengan sabun di tempat yang telah disediakan, penggunaan masker dan antiseptik serta melakukan scan tubuh menggunakan thermo gun bagi setiap penumpang yang datang.

Sekda Iskandar Walla dan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP)  saat meninjau Pelabuhan Namrole maupun Bandar Udara  menjelaskan, guna mengantisipasi penyebaran virus corona, maka semua pintu masuk seperti, terminal, pelabuhan dan bandara telah ditempatkan Tim GTPP untuk memantau pergerakan masyarakat yang datang.

Baca Juga: Inpex Janji Koordinasi dengan SKK Migas & Pemprov

“Tim GTPP akan memeriksa setiap penumpang yang datang dari Ambon dan sekitarnya seperti, mengecek suhu badan menggunakan alat thermo gun, mencuci tangan dengan antiseptik dan pemakaian masker,” ucap Walla saat melakukan pantauan di Pelabuhan dan Bandara Namrole, Jumat (20/3).

Menurutnya, bila kedapatan penumpang yang suhu tubuhnya di atas 38 derajat celcius, maka akan segera ditangani tenaga medis yang sudah disiapkan. Kemudian orang itu, akan di isolasi di RSU Namrole, kemudian akan dirujuk ke RSUD Haulussy Ambon.

Saat kapal yang menyinggahi, Pelabuhan Namrole, sudah ada pos yang terdiri dari petugas kesehatan, petugas BPBD, TNI/Polri dan semua stakeholder yang tergabung dalam tim GTPP Covid-19 sudah siaga untuk melakukan tugasnya masing-masing.

Bukan hanya di Pelabuhan Namrole, Bandara Namrole, di Desa Lektama juga disiapkan tenaga medis yang akan melakukan langkah-langkah pencegahan terhadap Covid-19 tersebut.

“Kami sudah punya satu thermo gun  dan sudah digunakan untuk mendeteksi setiap warga yang datang ke Bursel baik itu melalui Bandara, Pelabuhan maupun pintu-pintu masuk lainnya,” ucapnya.

Ditempat yang sama Kadis Kesehatan Ibrahim Banda kepada wartawan mengatakan, langkah yang dilakukan adalah tindakan penyelamatan bagi semua warga Bursel.

“Ini langkah penyelamatan, dan kepada setiap warga yang merasa kondisi tubuhnya tidak sehat dan mengalami demam, batuk, sesak napas secepatnya melapor ke petugas kesehatan atau langsung ke RSUD Namrole,” himbau Banda.

Penjagaan ketat disetiap pintu masuk di Kabupaten Bursel ini akan terus dilaksanakan guna mencegah penyebaran covid-19 masuk ke kabupaten ini. (S-35)