AMBON, Siwalimanews – Natal dan Tahun Baru sebentar lagi, stok sembilan bahan pokok (Sembako) yang menjadi prioritas utama kebutuhan di kota ini tetap terjamin. Hal tersebut diungkapkan, Sekretaris Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon Janes Aponno. Diakuinya, tidak akan mengalami kenaikan harga akibat kelangkaan sembako. Sebab, stok yang dimilki Kota Ambon terbilang mencukupi.

“Stok sembako kita menyongsong hari raya natal dan tahun baru ini tidak ada persoalan baik itu beras, baik itu mentega, susu dan lain-lain,” ungkap Aponno kepada Siwalima, di Ambon, Senin (14/12)

Untuk sembako sendiri, ujarnya, telah diinstruksikan kepada seluruh distributor agar masing-masing memiliki ketahanan menjalang Natal dan Tahun Baru. “Menyongsong Hari Raya Natal dan Tahun Baru itu sudah cukup kuat untuk 3-4 bulan kedepan tidak ada persoalan,” katanya.

Ketika disinggung terkait dengan jumlah stok beras, gula pasir,telur, mentega, jagung, susu, dan kebutuhan sembako lainnya, dirinya tak menjelaskan secara rinci. Namun, dirinya menegaskan stok sembako Kota Ambon, tetap terpenuhi.

“Kalo data itu, nanti saya mesti tertulis karena tidak hafal. Yang pasti untuk sembako Kota Ambon tetap terpenuhi kadintidak perlu diakuti,” tandas Aponno.

Baca Juga: Bahas Kamtibmas, Kapolda Silahturahmi ke Pangdam Pattimura

Apono menambahkan, untuk saat ini yang menjadi permasalahan komiditi pasar seperti sayu-mayur, serata bumbu dapur. Dikhawatirkan, permintaan akan membludak menjelanng hari raya, sehingga dirinya berharap angkutan tidak mengalami masalah agar Ambon dapat menyuplai bahan kebutuhan masyarakat tersebut.

“Mudah-mudahan yang pentingkan arus lalu lintas laut ini dari darah-daerah produksi seperti Seram, Buru, dan lain-lain ini kalau lancar kita dapat cover seluruh kepentingan dan kebutuhan warga masyarakat terkait dengan bumbu masak dan sayur-sayur,” bebernya.

Menutupnya, Aponno mengimbau kepada warga masyarakat Kota Ambon, tidak perlu khawatir dengan kenaikan harga sembako nantinya, sebab tidak mengalami pengurangan pada stok bahkan kebutuhan dapat terpenuhi hingga tiga-empat bulan kedepan.

“Saya kira itu tidak ada masalah, tidak ada yang cukup signifikan,” pungkasnya. (Cr-6)