AMBON, Siwalimanews –  Anggota DPRD Provinsi Maluku dapil Kabupaten Maluku Tengah, Andi Munaswir memberikan peringatan keras kepada Pertamina terkait dengan persoalan BBM di Kota Masohi.

Kepada wartawan di Ambon, Rabu (10/5) Munaswir menjelaskan, persoalan ketersediaan BBM di Kota Masohi kini telah menjadi keluhan masyarakat, terlebih khusus para supir angkutan umum. Pasalnya, untuk mendapatkan BBM mereka harus mengantri dengan jarak yang cukup panjang, bahkan harus mengantri sejak subuh.

“Saya berharap PT Pertamina mendengar dan mencerna krisis BBM di Masohi sangat memprihatinkan dan jauh lebih parah jika dibandingkan dengan daerah lain di Maluku,” kesal Munaswir.

Dikatakan, Pertamina dan pemda harus memperhatikan persoalan krisis BBM di Kota Masohi, sebab sangat riskan para supir yang mestinya pulang dan beristirahat di rumah bersama keluarga, tetapi masih cari posisi aman untuk mendapatkan BBM.

Kelangkaan BBM yang terjadi jika tidak dituntaskan, maka akan berdampak terhadap mobilisasi masyarakat, termasuk perekonomian daerah yang tidak stabil ditengah upaya pemerintah untuk menekan inflasi.

Baca Juga: Korupsi ADD, Kades Rukun Jaya Dieksekusi ke Rutan Ambon

“Bagaimana kita mau meningkatan perekonomian sedangkan produktifitas rendah karena mobilisasi bahan pokok dan distribusi komoditi terhambat karena persoalan BBM,” ujar Munaswir.

Menurut Munaswir, Pertamina mestinya tetap siaga dalam menyediakan BBM bagi masyarakat, artinya perencanaan kebutuhan BBM harus dilakukan dengan baik agar tidak merugikan masyarakat .

Politisi Gerindra Maluku ini pun mengingatkan pemda baik kabupaten maupun provinsi untuk tidak menutup mata dengan persoalan ini, dan jika dibutuhkan, pemda dapat menekan Pertamina untuk menuntaskan persolaan ini.(S-20)