AMBON, Siwalimanews – Komisi II DPRD Provinsi Maluku menyampaikan aspirasi di dua kementerian yakni Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Lingkungan Lingkungan hidup dan Kehutanan KLHK), Kamis (14/7) terkait beberapa bantuan yang akan direalisasikan.

Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Maluku, Ruslan Hurasan mengatakan, setelah menyam­paikan aspirasi ke dua kementerian itu, ada sejumlah program dan bantuan yang akan direalisasikan dalam tahun ini.

Bantuan-bantuan tersebut, kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini yakni dari Kementan akan memberikan 96 unit mesin pompa, 104 unit traktor roda dua, 220 unit hanspreir, 22 unit motor roda tiga serta rancangan pengembangan dan persiapan lahan dengan unsur hara esensial pada tanaman (FE) 2022 Kabupaten Buru dengan sasaran 2000 hektar.

Sementara dari KLHK, ditekankan perlu adanya evaluasi keberadaan unit pelaksana teknis (UPT) KLHK di Maluku, karena sebagian besar anggaran terkait pelaksanaan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan daerah maluku dianggarkan pada DIPA masing-masing UPT KLHK.

“Ini semata-mata agar kebijakan alokasi APBN dapat disesuaikan dengan beban urusan yang menjadi kewenangan Provinsi Maluku bukan difokuskan pada pembayaran UPT KLHK,” ujarnya.

Baca Juga: Data Pendukung Diambil Tim Survei di Lapangan

Hurasan menegaskan, tak hanya disitu namun Pemerintah Provinsi Maluku juga perlu diberikan kewenangan untuk melakukan pengawasan pada setiap segmen kegiatan perizi­nan berusaha bisang kehutanan termasuk perizinan yang diterbitkan Menteri LHK. (S-20)