AMBON, Siwalimanews – Rencana pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk merumahkan tenaga honorer pada  bulan November tahun ini belum pasti.

Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Maluku Michael Tasane kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Rabu (14/6) mengungkapkan, komisi I telah menanyakan langsung terkait dengan rencana pemerintah tersebut ke Kemenpan-RB.

“Komisi I kemarin sudah menanyakan langsung ke Kemenpan-RB soal informasi seluruh tenaga honorer dirumahkan pada November dan disampaikan langsung jika rencana tersebut belum pasti dilakukan,” ujar Tasane.

Kemenpan-RB kata Tasane, masih terus melakukan kajian secara komprehensif terhadap rencana tersebut, termasuk dengan mencari formula yang paling menguntungkan baik bagi honorer maupun pemerintah.

Karenanya, Kemenpan-RB memintakan seluruh pemda untuk tetap bersabar dalam beberapa waktu kedepan, dan jika Kemenpan-RB telah merampungkan kajian, maka akan menyurati seluruh kepala daerah.

Baca Juga: Terbukti Lakukan Penganiayaan, Kainama Dihukum 3 Tahun Penjara

Belum adanya kepastian dari Kemenpan-RB harus menjadi motivasi bagi para tenaga honorer untuk tetap bekerja dengan baik, mengingat sebagian besar birokasi di pemprov maupun pemkab/pemkot dipenuhi tenaga honorer.

“Selama belum ada keputusan dari Kemenpan-RB, maka semua tenaga honorer harus tetap bekerja dengan baik, jangan sampai infomasi batas waktu November ini mempengaruhi kinerja,”tegasnya.(S-20)