AMBON, Siwalimanews – Klasis Pulau Ambon belum memilki figus yang pas untuk menggantikan ketua MPG Sinode Athes Werinussa karena masih disibukkan dengan penyusunan visi dan misi gereja.

Ketua Klasis Pulau Ambon Ricardo Rikumahu mengungkapkan, pemilihan ketua sinode berbeda dengan pemilihan Kepala Daerah. Pekerjaan sinode pekerjaan yang dilakukan harus berdasarkan visi dan misi gereja yang nantinya akan dijalankan selama lima tahun kedepan oleh ketua Sinode yang memiliki kriteria yang tepat dan sejalan dengan itu.

“Setelah proses perencangan visi dan misi, baru dapat ditentukan siapkan bakal calon atau figur yang mampu menjalankan tugas yang akan diemban,” tegas Rikumahu.

Rikumahu menjelaskan calon yang tepat untuk menjadi ketua sinode adalah mereka yang mampu menjalankan visi dan misi gereja.

“Soal siapa yang jadi ketua sinode itu itu sangat tergantung dari bobot visi dan misi gereja dan dapat melaksanakannya,” ujar Rikumahu kepada Siwalima melalui telephone selulernya, Kamis (7/1).

Baca Juga: Gubernur Murad Divaksin Pertama

Diakui Rikumahu sampai dengan saat ini masih belum terbesit untuk memilih dan menguatkan figur siapa yang pantas dalam melaksanakan tanggung jawab selaku ketua sinode masa kerja lima (5) tahun kedepan.

Sampai dengan hari ini klasis pulau Ambon itu belum punya, dan belum menetapkan kira-kira siapa yang akan didorong. Baik para pendeta maupun Sekretaris Umum Sinode GPM. Dinamika­nya masih jalan sambil kita akan mengikuti di satu minggu terakhir sebelum sidang sinode, dan dua atau tiga hari setelah sidang sudah jalan,” jelasnya.

Rikumahu menegaskan, pihaknya tentukan akan menginventarisir siapa figur yang nantinya akan dikuatkan dari Klasis Pulau Ambon.

Ketika disinggung terkait dengan jumlah peserta biasa dan luar bisa yang akan diutus untuk mengikuti Sidang Sinode GPM yang dilaksanakan pada Bulan Februari nanti, diakuinya per Klasis akan disiapkan 10 orang.

“Jumlahnya 10 per klasis, delapan orang peserta biasa dan dua orang peserta gereja perklasis. Jadi di GPM ini ada 34 klasis diperkirakan yang akan menghadiri sidang tersebut sebanyak 450-500 orang,” tandasnya. (S-52)