AMBON, Siwalimanews – Memulai proses pendidikan ratusan bintara di Sekolah Polisi Negara Polda Maluku dengan melaksanakan tradisi pemandian kembang, pemotongan rambut dan pemasangan helm ke peserta pendidikan.

Pembukaan pendidikan yang dipimpin Wakapolda Maluku Brigjen Jan Leonard de Fretes, di lapangan SPN Polda Maluku, Senin (25/7).

Kalemdiklat Polri dalam amanatnya yang dibacakan Wakapolda, meminta para casis Bintara Polri dapat memanfaatkan kesempatan pendidikan untuk menimbah ilmu, belajar dan berlatih dengan sungguh-sungguh, sehingga kelak dapat menjadi polisi yang mahir dan profesional dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Kepada seluruh peserta diminta juga untuk selalu disiplin dengan mematuhi protokol kesehatan. Jangan lengah dan kendor mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan kampus polri,” tegasnya.

Dirinya meminta kepada semua proses untuk tekun dan penuh semangat, serta tanamkan tekad dan motivasi yang kuat, bahwa selama berada di lembaga pendidikan adalah belajar dan berlatih menempa diri, persiapkan fisik dan mental,

Baca Juga: Danlantamal: Personel Dukung Program Kerja Lantamal

Selama mengikuti pendidikan kata Kalemdiklat, para peserta diminta untuk menghindari pelanggaran sekecil apapun dan patuhi semua peraturan yang berlaku. Bangun komunikasi yang interaktif dan konstruktif antar sesama peserta didik dengan tenaga pendidik, sehingga terjalin hubungan yang solid dan harmonis.

“Patuhi semua aturan dan hindari keselahan sekecil apappun, agar lahir anggota-anggota Polri yang berkualitas,” tegasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan upacara pembukaan diktuk Bintara Polri gelombang kedua, dihadiri Kepala SPN dan Pejabat Utama Polda Maluku, Komandan Rindam XVI/Pattimura, Wadan Rindam, Pengurus Bhayangkari Daerah Maluku dan perwakilan pemerintah Desa Passo. (S-10)