AMBON, Siwalimanews – DPRD Provinsi Maluku meminta pihak Kepolisian Daerah Maluku untuk lebih mengoptimalkan peran intelejen di wilayah hukum Polresta Pulau Ambon dan Pulau pulau Lease, secara khusus di Kecamatan Pulau Haruku.

Permintaan ini disampaikan Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra kepada Siwalimanews melalui telepon selulernya, Senin (14/2) merespon kejadian penembakan salah satu warga Negeri Hulaliu siang tadi.

“Memang kita mendapatkan informasi terkait penembakan warga Hulaliu, maka kepolisian harus lebih memperkuat pengawasan didaerah ini dengan memfungsikan intelejen,” ujar Rumra.

Menurutnya, peranan intelejen harus lebih dioptimalkan oleh pihak kepolisian guna mendeteksi secara dini terjadinya kejahatan-kejahatan seperti penembakan ini, sebab jika tidak, maka aktivitas masyarakat akan terhalangi dan tidak dapat berjalan dengan baik.

Apalagi kondisi saat ini di Pulau Haruku masih belum stabil dan pemda bersama DPRD juga masih berupaya untuk menyelesaikan permasalah yang terjadi, sehingga aparat kepolisian harus mendukung dengan memperkuat pengamanan pada daerah-daerah yang dianggap berpotensi menimbulkan konflik.

Baca Juga: Mantan Kadis LHP Cs Divonis Bervariasi

Menurutnya, dengan adanya penembakan ini, maka Komisi I akan memanggil Kapolresta Pulau Ambon untuk melakukan pertemuan, menyikapi gangguan kamtibmas yang belakangan terjadi, sebab tidak bisa dibiarkan masalah ini berlarut-larut terjadi.

“Kebetulan Komisi I lagi ke Masohi jadi nanti balik kita akan agendakan untuk panggil Kapolresta guna bahas masalah ini, sebab nanti masyarakat yang menjadi korban,” janjinya. (S-20)