BULA, Siwalimanews – Kapolres SBT, AKBP Andre Sukendar, meninjau lokasi penemuan benda berjenis Bom yang diduga berasal dari jaman penjajahan. Kepada Siwalima di TKP, Jumat (3/7) Sukendar mengatakan, mengenai penemuan benda berjenis bom tersebut akan secepatnya dilakukan evakuasi.

“Kami akan secepatnya melakukan evakuasi ,” ungkap Sukendar.

Dikatakan, setelah mendapat laporan warga mengenai adanya benda berjenis bom di Dusun Kelapa Dua, Desa Bula, Kecamatan Bula, Jalan Arab, pada Kamis (2/7) sore, ia lansung menyampaikan laporan awal kepada satuan atas baik Kapolda maupun satuan Brimob.

“Saya sudah menyampaikan laporan awal kepada satuan atas baik Kapolda maupun satuan Brimob,” Ungkapnya.

Selain itu juga, dirinya langsung memberi perintah kepada anggotanya untuk mengamankan lokasi pada saat mendapat laporan tersebut.

Baca Juga: Mailoa Jabat Kasi Pidum Kejari Malteng

Seperti diberitakan sebelum­nya, warga Dusun Kelapa Dua, Desa Bula, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Bahrudin Rumonin, Kamis (2/7) menemukan sebuah bom di dalam kali yang diduga merupakan peninggalan sisa perang dunia kedua.

Kepada Siwalima di lokasi penemuan benda tersebut, Rumonin menuturkan benda yang diduga bom tersebut ditemukan sekitar pukul 15.00 WIT disaat dirinya mengangkat batu.

Namun belum sempat mengangkat batu, ia lebih dulu melihat sebuah besi dengan diameter sekitar 30 cm dengan panjang yang diperkirakan 60 cm. Melihat benda tersebut ia langsung meyakini itu adalah sebuah bom sehingga niatnya untuk mengangkat batu dari kali dihentikan.

“Kerana beta curiga itu bom, beta langsung panggil pak Kilrey untuk datang melihat ini seperti sebuah bom peninggalan perang dunia kedua, dan kemudian melaporkannya ke pihak berwajib.

Sekitar pukul 18.20 WIT, Wadanki Brimob Kompi Bula, Ipda A F Sapury bersama anggotanya meninjau langsung lokasi tersebut. Tiba di TKP, Wadanki Brimob Kompi Bula kemudian mengarahkan warga untuk tidak mendekati areal tersebut, karena ditakutkan benda yang dicurigai bom tersebut masih aktif. (S-47)