AMBON, Siwalimanews – Kantor Wilayah Kementerian Agama Maluku menggelar moderasi beragama sekaligus   membentuk dan menguatkan kapasitas pasangan suami istri atau pasutri.

“Dalam konteks Kekristenan dari keluarga tersebut dapat melahirkan anak-anak yang memiliki karakter sesuai nilai-nilai agamanya,” kata Kakanwil Kemenag Maluku, H Yamin ketika membuka sosialisasi yang berlangsung di kantornya, Jumat (31/3).

Dirinya menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan penguatan moderasi beragama bagi keluarga Kristen, dalam upaya untuk meningkatkan harmonisasi dalam rumah tangga.

Lanjutnya dalam sambutannya yang dibacakan oleh Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Maluku, Sujiyanto, ia mengaku penguatan aspek moderasi beragama sangat penting untuk diterapkan mulai dari keluarga.

“Tujuannya agar setiap keluarga yang merupakan bagian dari persekutuan umat, dapat hidup moderat, baik dalam lingkungan internal maupun eksternal agama itu sendiri,” pintanya.

Baca Juga: Miris! 7,8 M Diklaim, Hak Nakes Belum Dibayar

Dengan adanya sikap hidup yang moderat di dalam keluarga, khususnya setiap keluarga Kristen, maka harmonisasi dapat terbina.

Untuk itu, kegiatan ini merupakan sarana pendidikan dan pelatihan serta pengetahuan bagi pasangan suami istri untuk mampu saling menghargai.

“Posisi dalam masyarakat pun akan menguat dan menjadi sumber kebahagiaan ditengah-tengah masyarakat,” terangnya.

Sebelumnya Ketua Panitia pelaksana kegiatan Carl Thenu dalam laporannya mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini, untuk bersama-sana meningkatkan tanggung jawab sebagai suami dan istri sebagai wakil Allah ditengah dunia.

“Suami istri memiliki pemahaman tentang peran dan fungsi keluarga Kristen, sehingga tercapainya keharmonisan, kerukunan serta keutuhan setiap keluarga moderat dan sehat lahir batin guna melahirkan generasi baru,” harapnya.

Dalam kegiatan ini juga dihadirkan narasumber masing-masing Rektor IAKN Ambon Yance Zadrak Rumahuru, Kepala BKKBN Maluku Sarles Brabar dan pendeta Alfananti Yohanti. (S-25)