AMBON,Siwalimanews – Guna menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan urusan pertanahan di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Bupati Maluku Barat Daya, Benyamin Th. Noach, S.T, meresmikan Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten MBD, bertempat di Perumahan Pemda Blok D, Jumat (19/3).

Turut hadir Kepala Badan Pertanahan Nasional Propinsi Maluku, Toto Sutantono, dan Kepala Kantor Pertanahan Kepulauan Tanimbar, Lukas Souhuwat,; Ketua DPRD Kabupaten MBD, Kapolres Kabupaten MBD, Kajari Kabupaten MBD, Dandim 1511/Pulau Moa, Sekretaris Daerah Kabupaten MBD, para Asisten, Pimpinan OPD lingkup Kabupaten MBD,  Camat Pulau Moa, Pimpinan dan Staf Kantor Pertanahan Kepulauan Tanimbar, Kepala Desa Wakarleli dan Kepala Desa Klis, serta undangan lainnya.

Peresmian Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten MBD ditandai dengan pengguntingan pita dan penyerahan secara simbolis Sertifikat Tanah dari Kepala BPN Provinsi Maluku kepada Pemerintah Kabupaten MBD dan kepada perwakilan masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati MBD, Benyamin Th. Noach,  menyampaikan terima kasih kepada Menteri Agraria dan Tata Ruang, Kepala BPN Provinsi Maluku dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kepu­lauan Tanimbar karena telah membantu dan mewujudkan impian masyarakat Maluku Barat Daya  akan pelayanan pertana­han dengan harapan kedepan bahwa pelayanan persertifikatan tanah akan berjalan dengan efisien dan efektif.

“Untuk sementara ini Pemerintah Daerah hanya dapat membantu memberikan 1 unit rumah yang dijadikan tempat untuk melayani masyarakat, semoga dengan kesederhanaan ini pelayanan pertanahan tidak akan berkurang,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Kaji Permintaan KKT PI 5,6 Persen

Dikatakan, pemerintah daerah juga masih memiliki banyak tanah yang belum bersertifikat, semoga dengan hadirnya Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten MBD dapat bersama-sama menyelesaikan sehingga tanah-tanah tersebut dapat  bersertifikat.

Kepala Badan Pertanahan Nasional Propinsi Maluku, Toto Sutantono, dalam sambutannya  mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten MBD karena telah mendukung terbentuknya perwakilan kantor pertanahan Kabupaten MBD.

“Sesuai laporan Kepala Kantor Pertanahan Kepulauan Tanimbar bahwa dari 36.000 bidang tanah di Kabupaten MBD, telah diterbit sertifikat sebanyak 18.754 dan yang belum bersertifikat sebanyak 17.246 bidang tanah yang masih harus diproses lebih lanjut,” ujarnya.

Dikatakan, untuk tahun 2021, wilayah Kabupaten MBD ditargetkan memperoleh 4000 sertifikat yang terdiri dari 1000 bidang tanah dari progran PTSL dan 3000  bidang tanah dari program retribusi tanah.

“Kami sangat mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah agar program retbribusi tanah pada tahun ini dapat berjalan dengan baik dan sukses,” pintanya.

Kepala Kantor Pertanahan Kepulauan Tanimbar, Lukas Souhuwat, dalam sambutannya mengatakan, perwakilan kantor pertanahan Kabupaten MBD ini untuk  menjawab rentang kendali proses pelayanan yang selama ini dilakukan di Kepulauan Tanimbar.

Beliau juga menyampaikan proses awal permohonan perwakilan kantor pertanahan untuk wilayah Kabupaten MBD yang dimulai dari tahun 2018 dan baru dapat direalisasikan pada tahun ini karena  telah memenuhi persyaratan yang diajukan pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang, salah satunya adalah tersedianya jaringan internet karena pelayanan pada BPN menggunakan sistem online.

Souhuwat juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten MBD yang telah berkerja sama hingga terbentuknya perwakilan kantor pertanahan di kabupaten ini dengan sarana prasarana yang telah disiapkan yakni sebidang tanah hibah Pemda Kabupaten MBD ukuran 40 x 40 meter persegi dan 1 unit bangunan dengan sistem pinjam pakai yang digunakan untuk melayani masyarakat. (S-16)