AMBON, Siwalimanews – Kepala Dinas Perhubungan Kota Ambon, Roby Sapulette mengakui, melakukan penunjukan langsung terhadap PT. Arka Mandiri Sejahtera (AMS) untuk mengelola parkir di Kota Ambon selama masa transisi, sebelum adanya penetapan pemenang perusahaan yang akan mengelola parkir tahun 2023 ini.

“Betul, perusahaan itu ditunjuk oleh Dishub selama masa transisi ini, untuk mengelola parkir di Kota Ambon,” ujar Sapulette, kepada Siwalima, di Ruang Kerjanya, Kamis (18/1/).

Pengakuan kadis ini menyusul adanya tudingan Wakil Ketua KNPI Provinsi Maluku Bidang Pengamanan Aset Negara dan juga Korda KNPI Kota Ambon, Steve Palyama, kepada wartawan, di Ambon, Selasa (17/1), bahwa perusahaan atas nama PT. Arka Mandiri Sejahtera yang disebut adalah milik Karman Lavin Ode selaku Direktur itu tidak terdaftar pada sistem manapun.

Sapulette mengatakan, dasar penunjukan PT. AMS tersebut, dikarenakan perusahaan memiliki spesifikasi dan legal formal, dalam hal ini perusahaan tersebut telah memiliki kelengkapan administrasi berupa diantaranya akta pendirian, bidang pengelolaan parkir, wajib pajak dan lainnya.

“Jadi proses administrasinya sudah sesuai ketentuan, termasuk spesifikasinya. Perusahaan ini berdiri pada Februari 2022. Intinya, kebijakan yang diambil Dishub, itu sudah sesuai prosedur,” tandasnya.

Baca Juga: Program Wajar Dibuka, Pemkot Terima Banyak Aduan

Disinggung apakah perusahaan tersebut adalah ‘titipan’, Kadis membantah hal tersebut.

Sementara terkait CV. Karya Sejahtera yang disampaikan mengalami putus kontrak pada bulan dan Tahun yang sama, yakni Maret 2022, Kadis menjelaskan, bahwa CV. KS mengelola parkir hingga 31 Desember 2022 kemarin. Kemudian itu adalah kontrak per Tahun, sehingga saat usai kontrak tahunannya, tidak lagi diperpanjang untuk 2023.

“Itu kan kontrak tahunan, jadi saat tanda tangan kontrak Maret 2022, berakhir di 31 Desember 2022. Kemudian tidak dilanjutkan kontraknya, dan Dishub menun­juk PT. ASM untuk mengelola parkir saat ini sebelum ada penetapan untuk perusahaan yang baru mengelola parkir di Kota Ambon,” katanya.(S-25)