MASOHI, Siwalimanews – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah, Askam Tuasikal didampingi Kepala seksi Kesiswaan dan PTK, meninjau langsung pelaksanaan pembukaan sekolah tatap muka di sejumlah SD dan SMP di Kota Masohi, Senin (29/3).

Kunjungan itu dilakukan, untuk memastikan pelaksanaan uji coba pengaktifan sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Pantauan Siwalimanews, sekitar pukul 10.00 WIT, kunjungan Kadis Pendidikan Askam Tuasikal dan staffnya ini diawali dari SMPN 1 Masohi, dan melakukan interaksi naik dengan guru maupun para siswa, terkait perasaan mereka saat kembali bersekolah, setelah lebih dari setahun mengikuti belajar dari rumah secara daring.

“Bagaimana perasaannya nak, sekarang masuk sekolah lagi walaupun sedang diuji coba. Jadi anak-anak jangan tegang yah, harus rajin dan semangat, tetap pakai masker, cuci tangan, hindari kerumunan serta giat belajar,” ucap Askam kepada para siswa di SMPN 1 Masohi.

Usai meninjau pelaksanaan sekolah tatap muka, kepada Siwalimanews, Askam menyebutkan pelaksaan uji coba pengaktifkan sekolah tatap muka di Malteng, adalah langkah evaluasi pemkab melalui Dikbud terhadap sistem sekolah daring yang selama ini berjalan.

Baca Juga: Harga Cabe Tembus Rp 140 Ribu Per Kg

Pengaktifan kembali sekolah sebagai tempat belajar mengajar, harus dilakukan guna mengefektifkan aktivitas belajar dan mengajar, yang selama ini terhenti akibat pandemi Covid-19.

“Pandemi Covid-19 yang telah beri dampak terhadap berbagai sektor kehidupan termasuk pendidikan, telah mengakibatkan banyak kemunduran. Akibatnya generasi muda, terutama pada usia sekolah, tidak dapat mengecap pendidikan dengan baik,” ujarnya.

Oleh karena itu kata Askam, hari ini pelaksanaan uji coba sekolah tatap muka dilakukan. Hal ini, sebagai upaya dari pemerintah untuk melawan situasi pandemi Covid-19. Ini juga dilakukan dengan tetap menaati prokes dengan ketat.

ia berharap, pelaksanaan sekolah tatap muka yang sedang diuji coba saat ini dapat berhasil, sehingga kelangsungan proses belajar secara tatap muka di sekolah dapat diterapkan dengan lancar dan aman.

“Tentu kita berharap proses ini berjalan baik. Sehingga proses belajar mengajar di sekolah dapat berjalan, meski dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini. Prinsipnya tiap minggu, akan kita evaluasi,” janjinya. (S-36)