JAKARTA, Siwalimanews – Puncak Covid-19 diprediksi akan terjadi di bulan Agustus- September. Prediksi tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pertemuan dengan wartawan, Senin (13/7).

Walaupun demikian, presiden juga mengaku, prediksi ini bisa berubah, jika kasus positif covid-19 terus melonjak.

“Kalau kita lihat angka-angka perkiraan puncaknya itu ada di Agustus atau September. Tapi kalau kita tidak melakukan sesuatu, ya bisa angkanya berbeda juga,” tandas presiden.

Agar prediksinya tak meleset, maka presiden minta kepada para menterinya untuk bekerja keras mengendalikan penyebaran virus ini.

Teguran keras juga sempat diberikan kepada para menteri, namun teguran itu menurut presiden disampaikan semata-semata hanya untuk memotivasi kinerja para menterinya.

Baca Juga: Jumlah Pasien Sembuh di Maluku Naik Jadi 539 Orang

“Oleh sebab itu,  saya minta kepada para menteri untuk bekerja keras. Namun mintanya, dengan cara berbeda, yaitu memotivasi para menteri agar bekerja lebih keras lagi. Itu bukan saya marah, tapi memotivasi, agar mereka lebih keras lagi kerjanya,” ujar presiden.

Untuk diketahui, kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia masih terus melonjak. Berdasarkan data pada Senin (13/7) terdapat 76.891 kasus. Jawa Timur masih menjadi provinsi tertinggi dengan kasus terbanyak, kemudian diikuti DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Sumut, Kalsel, Sulsel dan Papua. (S-19)