AMBON, Siwalimanews –  Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Daniel Indey memastikan, upaya untuk memperlancar akses transportasi udara terus dilakukan, bahkan saat ini upaya Pemda KKT menggandeng maskapai Sriwijaya Air berbuah manis.

Pasalnya, pihak maskapai Sriwijaya Air memberikan signal kepada Pemda KKT untuk melayani rute penerbangan Bandara Internasional Pattimura menuju Bandara Mathilda Batlajery.

“Kalau untuk Sriwijaya, sementara dilobi ke pemerintah pusat dengan menyurati pihak Kemnhub, kalau bertemu langsung pihak Sriwijaya sudah dilakukan dan ternyata ada titik terangnya,” ungkap Indey kepada Siwalimanews di Ambon, Sabtu (20/8).

Kendati begitu, untuk mendatangkan Sriwijaya Air di Tanimbar kata Indey, bukan persoalan mudah, sebab masih ada masalah teknis yang mestinya diperbaiki oleh Kemenhub, salah satunya terkait landasan pacu bandara.

Pasalnya, dari segi panjang landasan pacu, Bandara Mathilda Batlajery telah memenuhi standar, namun harus dilakukan penebalan aspal landasan untuk menunjang pendaratan pesawat dengan jenis boeing.

Baca Juga: Terkait Kasus Keracunan Makanan, Kapolres: BBnya akan diuji di BPOM

“Kami terus membangun koordinasi, sebab memang ada masalah teknis di landasan yang harus ada penebalan,” tutur Indey.

Selain itu tambah Indey, Pemda KKT hingga saat ini masih menunggu verifikasi dari Kemenhub, perihal layak atau tidaknya pesawat dengan jenis boeing mendarat di bumi Duan Lolat tersebut.

Indey berharap, perjuangan yang dilakukan Pemda KKT dapat membuahkan hasil diakhir tahun 2022 mendatang, sehingga akses transportasi masyarakat di bumi Duan Lolat itu dapat berjalan sesuai dengan harapan.(S-20)