PIRU, Siwalimanews – Hujan deras yang terus meng­guyur Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) khususnya wilayah Kota Piru, Kecamatan Seram Barat, mengakibatkan sejumlah ruas jalan terendam banjir.

Pantauan Siwalima, banjir di Kota Piru itu terjadi sekitar  pukul 12.15 WIT hingga pukul 18.30, WIT. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Sejumlah ruas jalan yang terendam banjir itu yakni jalan menuju Pasar Rakyat Piru, Pemuki­man masyarkat kilo satu, jalan poros utama patung oma-opa, depan Puskesmas Piru, dan sebagainya.

Jalan-jalan itu terendam banjir lantaran pada sejumlah selokan tidak dibuat drainase, alhasil ketika musim penghujan tiba, air naik dan terjadi banjir. Kondisi ini membuat sejumlah kendaraan yang melintasi ruas-ruas jalan tersebut mengurangi kece­patannya.

Hingga pukul 18.30 WIT, hujan masih mengguyur sebagian wilayah di Kota Piru. Namun, intensitas hu­jan sudah menurun sehingga warga yang rumahnya tergenang ramai-kerja bakti untuk membersihkan tumpuhkan-tumpuhkan sampah di jalanan dan di selokan.

Salah satu warga Lambertus Salenussa kepada Siwlima, Kamis (3/9) mengaku rumahnya terkena banjir. Menurutnya, banjir yang terjadi di permukiman itu akibat buruknya sistem drainase yang sering terjadi.

Baca Juga: Kapolres Silaturahmi ke Bupati Malteng

Olehnya itu ia meminta pemerintah daerah untuk turun tangan memperbaiki drainase sehingga banjir tidak terjadi lagi, karena dirinya takut di musim hujan ini lebih parah lagi.

“Kalau tidak ada perbaikan selokan warga akan terus terendam setiap hujan datang. Jadi pemerintah harus cepat turun tangan,” harapnya.

Pelaksana harian BPBD SBB yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Mansur Tuharea, saat dikonfirmasi Siwalima melalui telepon selulernya Kamis (4/9) terkait banjir melanda sejumlah ruas jalan dan pemukiman penduduk tidak berhasil dihubungi, lantaran handphone berada di luar service area. (S-48)