AMBON, Siwalimanews – Pemerintah Kota Ambon hari ini, Senin (21/9), melakukan pembongkaran Pasar Mardika sebagai upaya merealisasikan agenda revitalisasi pasar yang sempat tertunda beberapa hari belakangan ini.

Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, alasan penundaan pembongkaran hanya lantaran masalah teknis. Menurutnya, alat berat yang akan dipergunakan untuk membongkar pasar sudah tiba di Ambon dan segera dilakukan pembongkaran.

“Alasan teknis saja dia punya alat itu harus katong siapkan dia betul,” kata Walikota  kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Sabtu (19/9).

Sebelumnya proses pembongkaran dijanjikan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon Sabtu (19/9). Sekretaris Disperindag Kota Ambon, Janes Apono mengungkapkan proses pembongkaran yang sering tertunda terus tersebut akan dilaksankan pada Sabtu (19/9), dengan menggunakan alat berat.

“Sabtu itu kan sudah dilakukan pembongkaran dengan menggunakan alat berat,” katanya kepada wartawan Sabtu (19/9).

Baca Juga: Tagop: Pariwisata Merupakan Industri Multi Sektoral

Dirinya mengungkpakan pihaknya telah melaksankan langkah pemberitahuan secara persuasif kepada pera pedagang yang didampingi Satpol PP, TNI/Polri yang dimulai pada Rabu (17/9), Kamis (18/9) dan Jumat (19/9).

“Mereka harus bersiap-siap dan harus sudah mulai itu mereka sudah harus tinggalkan lokasi,” ujar Apono.

Sebelum melakukan langakah persuasif tambah Aponno, pihaknya telah meninjau lokasi pasar langsung bersama dengan dinas teknis. “Iya jadi begini, karena kemarin itu di hari Senin kita dan Pol PP dan dinas teknis dalam hal ini PU kita turun ke terminal untuk melihat guna penyiapan alat berat. Itu sudah kita komitmen dengan PU untuk hari Sabtu ini melakukan pembongkaran, ujarnya.

Diakuinya, proses pembongkaran pasar akan dilakukan pada seluruh kios yang terkena dampak revitalisasi. Namun, untuk gedung utama belum dilakukan pada gedung utama dengan alasan yang tidak dijelaskan.

“Memang belum untuk banguna utamanya tetapi per lapak itu akan dibongkar hari Sabtu, tapi kan ndak mungkin dibongkar hari itu langsung selesai. Kita rencanakan kurang lebih satu minggu ya pembongkaran kios dan lapak saja,” tandasnya.(Mg-6)