AMBON, Siwalimanews – Dua partai besar yaitu, Ge­rindra dan Golkar siap mendepak PDI Perjuangan dari kursi Ketua DPRD Provinsi Maluku.

Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku Hendrik Lewe­rissa  menegaskan, pihaknya menargetkan tujuh kursi dalam pemilihan legislatif anggota DPRD Provinsi Maluku.

HL sapaan akrab anggota DPR dapil Maluku ini. Partai Gerindra telah menyerahkan daftar bakal calon anggota DPRD Provinsi Maluku dan telah diterima oleh KPU Provinsi Maluku.

“Kita menyerahkan 45 bakal calon anggota DPRD dengan keterwakilan perempuan 30 persen pada semua dapil,” ujar Le­werissa dalam keterangan persnya kepada wartawan di Kantor KPU Maluku, Minggu (14/5) usai pen­daftarkan bakal calon anggota legislatif di KPU.

Menurutnya, pada pemilu 2019 Partai Gerindra hanya memperoleh 6 kursi minus dapil Maluku 2 Kabupaten Buru dan Buru Selatan, tetapi untuk pemilu serentak 2024 DPD Partai Gerindra telah menar­getkan tujuh kursi artinya, setiap dapil wajib satu calon terpilih.

Baca Juga: Tak Lagi Dicalonkan, Perindo Siap Usung Wenno di Pilkada Kota Ambon

“DPRD Provinsi Maluku kita target 7 kursi, dimana setiap dapil satu kursi sehingga menjadi pimpinan DPRD,” tegas Lewerissa.

Kata HL, DPD Partai Gerindra kembali mengusung incumbent namun untuk anggota DPRD dapil Kabupaten Seram Bagian Timur, Alimuddin Kolatlena tidak lagi dicalonkan untuk DPRD Provinsi Maluku, tetapi dicalonkan untuk DPR

Terkait dengan bakal calon ang­gota DPR, Lewerissa menegaskan DPP telah mendaftarkan empat orang dari dapil Maluku yakni Hendrik Lewerissa, Alimuddin Kolatlena, Hanifah Hehanusa dan Rudolf Pical.

“Untuk DPR RI sudah didaftarkan, kemarin ada empat orang dan kita siap berjuang mempertahankan kursi DPR RI,” tegasnya.

Golkar Optimis

DPD Partai Golkar Provinsi Maluku optimis akan merebut kursi Ketua DPRD Provinsi Maluku yang saat ini diduduki Benhur George Watubun.

Optimisme ini ditegaskan lang­sung Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Ramli Umasugi kepada wartawan di Kantor KPU Provinsi Maluku, usai mengajukan bakal  calon anggota DPRD Pro­vinsi, Minggu (14/5).

Partai Golkar dalam pemilihan umum 2019 hanya mendapatkan 6 kursi dari dapil Kota Ambon, dapil Kabupaten Buru dan Buru Selatan, dapil Kabupaten Maluku Tengah, dapil Kabupaten Maluku Tenggara, Kota Tual dan Kabupaten Kepu­lauan Aru dan dapil Maluku Barat Daya serta Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Namun, dalam pemilihan umum serentak 2024 Partai Golkar kata Ramli menargetkan tujuh kursi dengan ketentuan, setiap dapil satu kursi kecuali untuk dapil Buru dan Maluku Tengah dua kursi.

“Target kami setiap dapil minimal satu kursi, kecuali pada dapil Buru dan Malteng, jadi kita akan rebut pucuk pimpinan DPRD Provinsi Maluku,” tegas Ramli.

Target tersebut menurut Ramli sangat rasional, mengingat Partai Golkar terus melakukan konsolidasi dalam semua jenjang partai mulai dari desa hingga Provinsi sehingga DPD telah putuskan bersama DPP Partai Golkar.

Apalagi selama dua periode ter­akhir, Partai Golkar hanya menjadi Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku maka sudah saatnya Partai Golkar kembali merebut kekuasaan di lembaga legislatif.

Sementara terkait dengan DPR, Ramli menegaskan Partai Golkar juga akan merebut satu kursi dari empat kursi dapil Maluku pasca lima tahun belakangan absen di DPR

Untuk meraih kemenangan, DPP telah menetapkan empat bakal calon anggota DPR masing-masing Hamza Sangadji, Ramli Umasugi, Azis Samual dan Marlen Peta yang me­miliki kekuatan elektoral untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Maluku.

“Kita akan rebut kembali satu kursi Golkar di DPR dengan target suara diatas 100 ribu suara lebih,” cetusnya

Demokrat Juga Optimis

Sementara untuk Demokrat DPC Partai Demokrat Kota Ambon resmi mendaftarkan bakal calon legislatif DPRD Kota Ambon ke KPU Kota Ambon, Sabtu (13/5).

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Ambon, Femri Tuwanakotta menga­takan, dengan komposisi 35 bacaleg yang diusung Partai Demokrat, maka sangatlah optimis partai besutan Soesilo Bambang Yudhoyono ini akan memimpin DPRD Kota Ambon.

“Kami sangat optimis di Pileg 2024 mendatang, kami akan mem­peroleh suara yang signifikan dari 35 bacaleg yang telah kami usung, sehingga target kami untuk me­mimpin DPRD Kota Ambon dapat tercapai,” tandas Tuwanakotta penuh optimis.

Menurutnya, mesin partai akan digerahkan untuk bekerja secara maksimal apalagi secara struktural DPC Partai Demokrat Kota Ambon ini sudah terbentuk hingga ranting dan anak ranting.

“Di Kota Ambon ini, ada 50 desa/kelurahan, tentunya setiap PAC akan memonitoring kerja-kerja partai ini hingga ke tingkat desa/kelurahan yang disebut ranting termasuk didalamnya anak-anak ranting,” ujarnya.

Dirinya sangat yakni, dengan komposisi 35 bacaleg ini, sudah tidak diragukan lagi kredibilitas dan popularitas mereka sehingga target dan optimize DPC PArtai Demokrat Kota Ambon untuk memimpin DPRD Kota Ambon pasti akan terwujud. (S-20/S-08)