NAMLEA, Siwalimanews – Untuk menindaklanjuti Permentan Nomor: 47 tahun 2016, maka Dinas Pertanian Kabupaten Buru melakukan Penyusunan Program Penyuluhan Pertanian.

Kegiatan yang dipusatkan di Resort Jikumerasa, Sabtu (29/2) yang melibatkan Kepala BPP/koordinator penyuluh dan penyuluh pertanian se-kabupaten Buru bertujuan sebagai acuan bagi para penyuluh untuk menyusun rencana kerja tahunan pada tiap WKPP (wilayah kerja penyuluh pertanian).

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H Masri dalam sambutannya saat membuka kegiatan itu mengatakan, antara penyuluh dan para petani bukannya sebagai guru dan murid.

“Saya berharap lebih condong kedua pihak ini sebagai hubungan kemitraan yang saling asah, asih dan asuh, sehingga akan tercipta hubungan yang lebih harmonis,” pinta Masri.

Dikatakan, penyusunan dan pembahasan konsep program penyuluhan pertanian melibatkan para kabid dan kasie dilingkup Dinas Pertanian Kabupaten Buru ini diharapkan dapat menghasilkan konsep pembangunan pertanian yang terintegrasi, sistimatik dan terpadu.

Baca Juga: Nainggolan Resmi Tinggalkan Polda Maluku

Sementara itu, Plt Kadis Pertanian Sahrul Wahyu, yang membawakan materi tentang komando strategi pembangunan pertanian (Kostratani) yang merupakan salah satu program utama kementrian pertanian.

Kostratani dibentuk dalam rangka  menjamin sinergi dan kesatuan gerak pembangunan pertanian di setiap lini agar fokus dalam mencapai sasaran.

“Kita berharap kostratani akan jadi simpul koordinasi di tingkat kecamatan, bersama kostrada, kostrawil, kostranas dalam satu sistem  terintegrasi, berbasis digital dan satu pintu data informasi,” harapnya.(S-31)