AMBON, Siwalimanews – Dinas Ketahanan Pangan Maluku menyiapkan 250 paket pasar murah pangan dengan harga Rp 60 ribu di Pasar Murah yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Maluku menyongsong perayaan Natal 25 Desember mendatang.

Pasar murah yang berlangsung di Halaman Gereja GPM Bethesda dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Maluku, Barnasbas Orno, Rabu (16/12).

250 paket pasar murah pangan itu menyasar pada keluarga miskin.

“Pangan murah ini digelar dalam rangka memperingati hari Raya Natal dan Tahun baru 2021,” kata wagub.

Dikatakan, walaupun penyelenggaraan pasar murah ini dilakukan ditengah pandemi covid, masyarakat diminta tetap menjalankan aktivitas dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Baca Juga: Bupati Bursel Minta Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan

“Semoga jalinan kasih ini lebih mempererat hubungan persaudaraan antara pemerintah dengan masyarakat untuk selalu bersama-sama membangun Maluku,” katanya.

Perihal pangan lokal yang saat ini hampir tidak lagi dikonsumsi generasi muda, Wagub mengajak masyarakat termasuk generasi muda untuk mensyukuri nikmat Tuhan atas pemberian kekayaan alam di Maluku.

Salah satu bentuk syukur tersebut, bisa dilakukan melalui konsumsi makanan lokal. Sebab, selain menyehatkan tubuh, menkonsumsi makanan lokal dapat menghindarkan generasi muda bergantung pada khas makanan dari luar Maluku.

“Mari kita mensyukuri anugerah Tuhan terhadap bumi Maluku dengan kita makan Sagu, Papeda, Jagung, Ubi-ubian. Bumbunya ya Cengke, Pala, Ketumbar, lengkuas. Itu kita sehat,” ajak wagub.

Sementara Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Ati Padang, dalam laporannya mengatakan, pangan murah ini dilaksanakan selama dua hari sebagai sebuah upaya menjaga stabilisasi harga pangan jelang hari besar keagamaan termasuk perayaan Natal tahun ini.

Dan dalam upaya menjaga stabilisasi harga pangan, lanjut Ati, pihaknya selalu melakukan pantauan harga dan pasokan pangan secara rutin.

“Pasar murah ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga pasokan dan pangan sehingga masyarakat dapat mencukupi kebutuhan pangan dengan harga murah,” katanya.

Dalam upaya menjaga stabilisasi harga pangan, pihaknya selalu melakukan pantauan harga dan pasokan pangan secara rutin juga melalui Pasar Mitra Tani (Kebun Cengkeh) yang melakukan penjualan komoditas dengan harga murah, termasuk gelar pangan murah peduli Covid-19 secara mobile di Negeri Ruton, Hatiwe Kecil dan Negeri Laha.

“Total, terdapat 250 paket. Per paket seharga Rp60 ribu terdiri dari Telur, Gula, Mentega, Terigu, Susu dan Minyak Kelapa,” ujar Ati.

Ditambahkan selain gelar pangan murah, pihaknya juga melakukan kegiatan diversifikasi pangan lokal dalam rangka kampanye pemanfaatan  pangan lokal yang saat ini hampir tidak lagi dikonsumsi generasi muda. (S-39)