NAMROLE, Siwalimanews – Persoalan sampah di Kabupaten Buru Selatan, khususnya di Kota Namrole sampai dengan saat ini belum juga diatasi secara tuntas.

Masyarakat masih saja mengeluh terkait tumpukan sampah yang dibiarkan berserakan di badan jalan, lantaran tak diangkut ke tempat pembuangan akhir, sehingga menimbulkan bau busuk yang sangat menyengat.

Pantauan Siwalimanews sejak Jumat (18/6) hingga Selasa (22/6), terlihat sampah tetap dibiarkan berhamburan di badan jalan pada sejumlah titik di Desa Labuang, Kecamatan Namrole, kemudian disamping pasar Kai Wait serta Markas Brimob Namrole dan Bank Modern, serta di beberapa lokasi lainnya.

Walaupun demikian, pihak Dinas Lingkungan Hidup terkesan membiarkannya. Padahal akibat sampah yang tak diangkut ini, menimbulkan bau busuk yang menyengat.

Bahkan setiap pengguna jalan yang melewati daerah itu, terpaksa harus menutup mulut dan hidungnya, karena bau busuk menyengat yang ditimbulkan dari tumpukan sampah-sampah yang terabaikan itu.

Baca Juga: Pengungsi Gempa Malteng Capai 8.821 Jiwa

Kadis Lingkungan Hidup Bursel Lukman Solissa yang dikonfirmasi Siwalimanews, melalui pesan WhatsApp mengaku, bukan pihaknya sengaja membiarkan sampah-sampah tersebut berserakan, namun dikarenakan armada yang biasanya mengangkut sampah sementara dalam keadaan rusak.

“Katong pung armada sampah dalam keadaan rusak, namun tadi sudah koordinasi dengan Dinas PU untuk kita pinjam kendaraan untuk mengurai sampah yang bertebaran d Kota Namrole,” ucap Lukman.

Selain itu kata Lukman, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Asisten II Setda Bursel Ahmad Sahubawa untuk membicarakan hal dimaksud.

“Tadi saya sudah koordinasi dengan Asisten II yang mewakili sekda untuk bicarakan masalah ini dan saya sudah perintahkan Kabid Sampah guna selesaikan masalah ini,” ungkapnya.

Namun, sayangnya ketika ditanyai kapan sampah-sampah tersebut akan diangkut sehingga tidak menimbulkan bau busuk, Lukman tak meresponnya. (S-35)