AMBON, Siwalimanews – Kejaksaan Tinggi  Maluku kembali melaksanakan Dialog Interaktif  Jaksa Menyapa,  bertempat di Studio Pro 1 Kantor Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Ambon Jln. Ahmad Yani No.1 Batu Gajah Ambon, Kamis (25/3).

Dialog interaktif Jaksa Menyapa kali ini mengangkat Topik ; Optimalisasi Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Wilayah Kejaksaan Tinggi Maluku, bersama narasumber Wakajati Maluku,  Undang Mugopal, dipandu Presenter Theis de Cock.

Wajakati Maluku mengatakan, dalam upaya pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM  diperlukan komitmen bersama pimpinan satuan kerja dan jajarannya untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem pemerintahan yang baik, efektif dan efisien sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tetap dan profesional,” ungkap Wakajati.

Dijelaskan, melalui Peraturan Presiden No.81 Tahun 2010 Tentang Grand Design Reformasi Birokrasi Indonesia 2010-2025; yang digunakan sebagai acuan untuk melaksanakan fungsi Birokrasi secara tepat, cepat dan konsisten guna  mencapai tiga sasaran hasil utama Reformasi Birokrasi yaitu : pemerintah yang bersih, akuntabel dan berkinerja tinggi, pemerintahan yang efektif dan efisien serta pelayanan publik yang baik dan berkualitas.

Baca Juga: Material Emas Ditemukan di Tamilouw

“Dengan adanya reformasi birokrasi diharapkan ke depan akan terwujudnya Good Governance dengan tercapainya tingkat kepercayaan masyarakat. (Public trust). secara konkrit implementasi reformasi birokrasi pada unit kerja adalah melalui pembangunan zona integritas,” katanya.

Untuk diketahui, Kejati Maluku telah melakukan pencangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM pada Rabu (17/3), dan bertekad memberikan pelayanan prima bagi Masyarakat.

Hal yang menarik pada program Jaksa Menyapa kali ini adalah pada sesi dialog,  terdapat penanggap yang mengapresiasi  kinerja Kejaksaan RI dan Jajaran atas Program Tangkap Buronan, Jaksa Masuk Sekolah dan Jaksa Menyapa selama ini.(S-16)