MASOHI, Siwalimanews – Jelang berakhirnya masa jabatan, Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua melakukan  serangkaian kegiatan salah satunya menemui warga di sejumlah kecamatan termasuk di Kecamatan Telutih, Selasa (9/8).

Kunjungan kerja bupati dua periode didampingi Ketua PKK Amien Ruaty Tuasikal serta seluruh kepala OPD lingkup Pemkab Mal­teng.

Bupati Tuasikal mengaku seluruh unsur masyarakat termasuk di Telutih yang selama ini mendukung tugas dan program kerja pemerintah, walaupun masih adanya kekurangan dalam sepuluh tahun terakhir.

“Sebagai kepala daerah saya selalu ingin mengupayakan yang terbaik bagi masyarakat dengan program kerja yang mengutamakan kepentingan masyarakat,” katanya.

Dijelaskan kerja nyata yang telah dila­kukan selain memberi kemajuan ju­ga memperoleh pengakuan melalui ber­bagai penghargaan diterima baik tingkat regional maupun tingkat nasional.  Namun lanjutnya diakhir masa jabatan terdapat berbagai persoalan yang belum dituntaskan.

Baca Juga: Akademisi: Hutan Mangrove Rusak, DLH Harus Tegas

“Pandemi Covid-19 menjadi salah satu faktor yang menghambat penyelesaian tugas-tugas kita dalam membangun daerah ini disamping gempa bumi yang melanda sebagian besar wilayah Maluku,” ungkapnya.

Meski demikian, katanya dengan dukungan masyarakat dan kerja keras, semua dapat dilewati dengan baik dan Kabupaten Maluku Tengah mampu melewati masa-masa sulit dan membawa perubahan di berbagai bidang pembangunan.

Disisa masa jabatan dirinya bergharap seluruh perangkat daerah terutama kepala pemerintah negeri agar tetap melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik serta mem­berikan pelayanan terbaik kepada.

Bupati menegaskan dirinya ber­sama Istri akan selalu memberikan perhatian dan berkontribusi untuk selalu memberikan yang terbaik untuk membangun daerah itu.

“Saya bersama ibu Amien Ruati Tuasikal tetap memberikan per­hatian dan kontribusi untuk kema­juan Ka­bupaten Maluku Tengah. Semangat dan tekad kami untuk terus memba­ngun Maluku Tengah tidak akan pernah berakhir, harap­nya.

Untuk diketahui dalam kunjungan itu dilakukan dirinya menyerahan bantuan cadangan beras pemerintah bagi kepada masyarakat kurang mampu sebanyak 3,5 ton, bantuan stimulan rumah swadaya, bantuan KUM krearif, bantuan alat-alat pertanian, sembako penanganan stun­ting, penyerahan kartu KIT Remaja, pelatihan membatik, pengobatan massal dan khitanan masal. (S-17)