DOBO, Siwalimanews – Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) harus mampu menjadi garda terdepan dalam konteks pemberdayaan industri kerajinan demi mewujudkan jati diri masyarakat, sebagai modal utama dalam pembangunan.

Hal itu disampaikan Ketua Dekranasda Maluku Widya Pratiwi Murad dalam sambutannya saat melantik pengurus Dekranasda Kabupaten Aru di lantai II Kantor BPKAD Aru, Selasa (21/9).

Pelantikan ini kata Widya, hendaknya dipahami sebagai langkah awal organisatoris untuk memulai kiprah dalam berkarya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memajukan industri kerajinan di Aru.

“Setelah pelantikan ini, tugas utama yang harus dilaksanakan oleh ketua dan pengurus di Aru adalah gelar rakerda sebagai amanat konstitusi Dekranas tahun 2020, sebab tugas utama jadi prioritas dalam menjalankan amanah,” pintanya.

Pelantikan ini juga menurutnya, membuktikan komitmen dan konsistensi Dekranasda Maluku untuk terus mendukung gerakan pemberdayaan dan pengembangan industri kerajinan sebagai gerakan nasional.

Baca Juga: Gelar Operasi Patuh, Polda Maluku Kerahkan 306 Personel

Untuk itu, program dan kegiatan yang nantinya disusun dan ditetapkan, harus memberikan sentuhan dari penjabaran terhadap visi dan misi Pemkab Aru, sehingga pola kemitraan dapat terjalin dalam upaya meningkatkan kesejahteraan hidup para pelaku industri kerajinan.

“Saya berharap, momentum pelantikan dapat dijadikan motivasi dan inspirasi kepada para pelaku industri kerajinan untuk terus meningkatkan produktivitas kerja, terutama dalam menghadapi persaingan global yang sangat kompetitif,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Aru Johan Gonga berharap, pengurus Dekranasda Aru yang baru dilantik, dapat bekerja keras mengupayakan strategi perencanaan, identifikasi dan pembinaan sumber-sumber kerajinan masyarakat, yang dapat dibina dan dikembangkan menjadi usaha ekonomi mikro untuk menunjang perekonomian keluarga dan masyarakat yang lebih baik.

“Mari jadikan Dekranasda sebagai lembaga kredibel. Dan produk kerajinannya mampu menguasai dunia untuk mengembangkan warisan budaya bangsa, serta membina penemuan dan penggunaan teknologi baru, untuk meningkatkan kualitas dalam rangka memperkukuh jati diri budaya bangsa,” ajak Bupati. (S-25)