AMBON, Siwalimanews – Calon Ketua Umum (Caketum) Kamar Dagang dan  Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid mengaku dirinya turut berinvestasi di Maluku, salah satunya adalah membangun Pelabuhan Ambon New Port agar Maluku lebih baik kedepan.

Hal itu diungkapkan Arsjad Rasjid yang juga Presiden Direktur PT Indika Energi, di sela-sela silahturahmi bersama pengurus Kadin Maluku, yang berlangsung di Swiss Belhotel, Minggu (25/4) malam.

Kedatangan Arsjad ini untuk menyampaikan niatnya kepada pengurus Kadin Maluku. Ia me­minta doa dan dukungan un­tuk bertarung sebagai Caketum Kadin Indonesia periode 2021-2026, yang akan berlangsung di Bali, Juni mendatang.

Arsjad tidak sendiri datang di Kota Ambon. Ia didampingi sejumlah pengurus Kadin dae­rah yang merupakan pioner atau pengusung dirinya dalam suksesi Munas Kadin Indonesia itu.

Selain disambut hangat oleh Ketua Kadin Indonesia Malu­ku, MAS Latuconsina beserta pengurus dan Ketua Umum BPD HIPMI Maluku, Jaqueline Sahetapy.

Baca Juga: Waeleruny Surati PLN Ngaku Kliennya Ahli Waris Lahan Eks Hotel Anggrek

“Kota Ambon atau Maluku ada­lah tepat karena berada di tengah-tengah alur pelayaran. Jadi insya Allah, bismillah bersama-sama kita juga bangun pelabuhan itu yakni Ambon New Port supaya Kota Ambon lebih baik,” ujar Arsjad.

Dikatakan, Kadin kedepan harus kuat dan satu, Kadin yang inklusif dan kolaboratif serta harus menjadi rumah kita, dimana didalamnya ber­bicara mengenai pengusaha mikro, kecil, menengah maupun besar.

“Semuanya sidalam satu wadah, bahwa Kadin adalah satu. Kolabo­rasi nanti bagaimana saling kerja sama antara pengusaha besar, peng­usaha mikro kecil dan menengah dan paling utama adalah menjadi sebuah mitra dari pemerintah,” katanya.

Kadin, kata Arsjad, diibaratkan sebagai sebuah perusahan. Peme­gang sahamnya adalah seluruh Kadin daerah maupun asosiasi.

“Jadi tugas Kadin adalah memberikan deviden ataukah nilai. Kita harus pulihkan ekonomi karena kita bicara bagaimana negara di dunia mengalami hal yang sama dan kita harus berkompetisi dan bagai­mana Indonesia harus bersatu. Jangan terpecah belah,” pintanya.

Ditempat yang sama, Ketua Kadin Indonesia Maluku, MAS Latucon­sina mengatakan, Arsjad merupakan salah satu investor yang mendu­kung Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN).

“Beliau ini merupakan salah satu investor Ambon New Port di Ma­luku, jadi sudah seharusnya kita mendukung beliau, ahar bisa men­dukung kemajuan provinsi kede­pan,” tandas Latuconsina.

Latuconsina juga mengaku mendukung Arsjad sebagai Ketum Kadin Indonesia periode 2021-2026.

“Kalau beliau jadi Ketua Kadin Indonesia, semoga saja proyek Ambon New Port bisa segera direali­sasikan, sehingga sudah pasti kami akan menyerahkan tiga suara ke­pada Arsjad dalam Munas di Bali nantinya,” tegasnya.

Menurutnya, Arsjad memiliki peluang besar terpilih sebagai ketum Kadin Indonesia, karena baru saat ini saha sudah terdapat delapan pro­vinsi yang menyatakan sikap mendukung Arsjad. “Yang telah menyatakan dukungan penuh kepada Arsjad yakni Provinsi Jambi, Bengkulu, Sumatera Barat, Kaliman­tan Timur, Kalimantan Selatan, Banten, DKI Jakarta dan Maluku,” cetusnya.

Diakhr silahturahmi itu juga, Arsjad menyerahkan satu unit mobil operasional kepada pengurus Kadin Maluku dan handphone bagi masing-masing ketua Kadin kabu­paten/kota se-Maluku, yang secara simbolis diterima oleh Ketua Kadin Indonesia Maluku, MAS Latucon­sina.  (S-16)