NAMROLE, Siwalimanews – Dunia pendidikan di Kabupaten Buru Selatan, dinodai oleh oknum guru honorer di Kabupaten itu.

Betapa tidak, sang guru honor pada salah satu SD di Desa Simi, Kecamatan Waesama, Kabupaten Bursel berinisial OS (30), dilaporkan ke polisi lantaran diduga melakukan pencabulan terhadap gadis remaja berinisial AW.

Kapolsek Waesama Ipda Dede Rifai yang dikonfirmasi Siwalimanews terkait laporan tersebut membenarkannya.

“Benar ada laporan tindakan tidak terpuji yang diduga dilakukan oleh OS diterima pihak Polsek, Jumat (19/11) dan sementara ditindak lanjuti,” ungkap Kapolsek.

Kaposlek mengaku, penyidik Polsek Waesame juga telah mengambil keterangan dari pelapor serta melakukan visum terhadap korban.

Baca Juga: Afifuddin Dorong Pencabutan Moratorium DOB

Sementara itu keluarga korban AT kepada Siwalimanews mengungkapkan, kejadian pencabulan ini berawal dimana korban bersama pacarnya pada malam hari duduk di pinggiran pantai, dan dipergoki pelaku.

Kepergok lagi bermesraan, pacar korban memilih mengambil langkah seribu, sehingga korban ditinggal bersama terduga pelaku.

“Karena kondisi sepi di malam hari, dimanfaatkan oleh pelaku untuk menekan AW dengan alasan akan dilaporkan kepada orang tuanya dan pihak keluarga. Karena takut, korban akhirnya pasrah digarap oleh pelaku,” tuturnya.

Setelah kejadian malam itu, korban kemudian bercerita kepada kekasihnya dengan menggunakan pesan singkat Short Message Service (SMS) milik kakaknya.

Saat kakaknya mengambil HP yang digunakan korban ditemukan SMS AW bersama kekasihnya, terkait kejadian malam itu.

“Dengan bukti SMS tersebut, akhirnya sang kakak menceritakannya kepada pihak keluarga. Mendengar cerita tersebut, pihak keluarga melaporkannya ke Polsek Waesama,” ujarnya.

Keluarga juga minta kepada pihak Dinas Pendidikan Bursel untuk memberikan sanksi tegas kepada pelaku, sehingga ada efek jera bagi oknum guru tersebut.

“Kita dari keluarga juga berharap Polsek Waesama untuk segera memproses hukum pelaku, sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya. (S-31)