AMBON, Siwalimanews – Sekretaris Kota Ambon Agus Ririmase memastikan, akan memperbaiki tata kelola pasar di Kota Ambon.

Kepastian ini disampaikan sekot saat buka puasa bersama Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) yang berlangsung di salah satu kafe di Ambon, Senin (1/4) malam.

Dihadapan ratusan pedagang sekot mengaku, saat ini tata kelola pasar, khususnya Pasar Mardika masih jauh dari harapan, akibatnya pedagang sering menjadi korban dengan ada intimidasi yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu.

“Pasar ini harus kita tata jadi lebih baik, sekarang apa yang mau dibanggakan dari kondisi Mardika. Jujur sebagai pemerintah kita malu, apalagi dengan begitu banyak blok-blok ditengah pedang, maka harus ditertibkan agar pedagang mendapat kesejahteraan,” tandas sekot.

Selain itu kata sekot, banyak pungutan telah menambah beban bagi pedang ditengah kondisi ekonomi pasar yang semakin sulit.

Baca Juga: Melatunan Dituntut Ringan di Kasus Simdes Bursel

Sebagi kota jasa, Ambon masih bertumpuh pada sektor pajak, artinya pajak dan retribusi menjadi faktor penting, tetapi harus terkelola dengan baik agar menjadi pendapatan daerah, bukan dinikmati oleh oknum-oknum tertentu.

“Terlalu banyak pungutan itu menjadi beban bagi pedagang, maka kedepannya harus ada kebijakan yang lebih tertata tanpa harus menghilangkan esensi dari pajak sebagai faktor penting pembangunan di Kota Ambon,” ucap sekot.

Langkah lain yang harus ditempuh menurut sekot, yakni melakukan lobi ke pemerintah pusat guna menambah fasilitas bagi pedagang, sebab tercatat hari ini masih ada pedagang yang belum mendapat tempat jualan yang layak.

“Ketika saya diberikan kewenangan yang lebih, maka kita akan lakukan yang lebih bagi Kota Ambon, termasuk penataan pasar yang hari ini belum dapat dilakukan,” ucap sekot.(S-20)