AMBON, Siwalimanews – Satuan Brimob Polda Maluku tidak henti-hentinya melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke ruas-ruas jalan, gedung-gedung perkantoran baik swasta maupun pemerintah yang ada di Kota Ambon.

Munculnya kalster rumah tangga saat ini, mendorong Tim Disinfeksinasi dari Subden 3 KBR Detasemen Gegana Satbrimob Polda Maluku meresponnya dengan cepat, dimana tim yang dipimpin Ipda A Manullang turun langsung melakukan penyemportan cairan disinfektan ke sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Ambon, Senin (7/9).

Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Kombes M Guntur menjelaskan, penyemprotan desinfektan kali ini di fokuskan pada pusat perbelanjaan, dikarenakan saat ini telah muncul klaster baru yakni kalster rumah tangga.

“Penyemprotan ini bertujuan untuk meminimalisir peningkatan terjangkitnya manusia oleh Covid-19  yang sekarang sudah merebak hingga seluruh dunia terutama Indonesia dan khususnya Ambon,” tandas Dansat.

Sementara itu, Ipda A Manul­lang yang memimpin jalannya aksi itu menjelaskan, penyem­protan cairan disinfektan ini, masih dikenal cukup ampuh dalam menanggulangi penye­baran bakteri bahkan virus yang telah bermukim di berbagai fasilitas dan bangunan umum yang sering dikunjungi masyarakat.

Baca Juga: Peringati 10 Muharram dengan Santuni Anak Yatim

Kali ini, tak hanya tempat perbelanjaan yang di semprot tapi juga pertokoan dan lapak serta jalan protokol juga ikut disempot cairan disinfektan seperti, pertokoan pada kawasan Jalan AY Patty dan lapak serta pertokoan di kawasan Jalan Sam Ratulangi.

“Kegiatan penyemprotan tersebut juga dilakukan 10 personel Subden KBR Detasemen Gegana ini pada seluruh sisi bagunan tanpa terkecuali seperti pegangan pintu, lantai, kursi-kursi, ruangan yang ada serta fasilitas seperti toilet, tempat parkir, basemen serta fasilitas lainnya yang sering terkena sentuhan tangan para pengunjung,” ujarnya.

Ditambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir bermukimnya bakteri atau virus tertentu pada tempat-tempat tersebut terlebih Ambon Plaza serta sejumlah pertokoan lainnya merupakan tempat berinteraksi langsung antara pembeli dan penjual sehingga banyak masya­rakat yang melaksanakan kegiatan di kawasan itu,” tutupnya. (S-45)