AMBON, Siwalimanews – Plt Kepala Satpol PP Maluku, David alias Buce Katayane sementara menjalani pemeriksaan oleh tim bentukan Sekda Kasrul Selang.  Ia dila­porkan melakukan per­buatan mesum terhadap  anak buahnya.

Tim yang dipimpin oleh Asisten II Bidang Kesejahteraan Sosial dan Administrasi Umum, Frona Koedoeboen itu atas perintah gubernur.

Sumber di Kantor Satpol PP Maluku menyebutkan, peristiwa memalukan itu terjadi sekitar pertengahan Januari 2020 lalu. Saat itu Buce mengaku merasa capek dan meminta salah satu pe­gawai perem­puan untuk memijit dirinya.

Pegawai itu mengikuti permintaan Buce. Ia lalu melakukan pemijitan di bagian belakang.

Entah apa yang merasuki pikiran­nya, Buce meminta untuk memijit bagian dadanya. Tak hanya itu, tan­pa rasa malu Buce meminta sang bawa­han untuk memijit puting susunya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi ADD di SBB Dihentikan

Pegawai yang merasa dilecehkan itu tak terima dengan perlakuan Buce yang mesum. Ia kemudian melaporkan peristiwa itu ke Badan Kepegawaian.

“Jadi ceritanya seperti itu, masa disuruh untuk pijit puting susu. Beta tidak perlu jelaskanlah, semua orang dewasa tahulah, apa artinya itu. Kasusnya sudah ditangani oleh atasan, coba saja dikonfirmasi,”  kata sumber itu, kepada Siwalima, Jumat (27/3), yang meminta namanya tak dikorankan.

Asisten II Bidang Kesejahteraan Sosial dan Administrasi Umum, Frona Koedoeboen yang dikon­firmasi Siwalima melalui telepon selulernya, Jumat (27/3) membe­nar­kan kalau pihaknya telah mengusut kasus dugaan pelecehan yang dila­kukan oleh David alias Buce Katayane terhadap anak buahnya.

“Benar kita ditunjuk melakukan pemeriksaan terhadap kasus ini. Pemeriksaan sudah dilakukan ke­pada dua pihak,” jelas Koedoeboen.

Namun Koedoeboen menolak untuk menjelaskan hasil pemerik­saannya, karena belum dilaporkan ke Sekda. “Tidak bisa, karena proses peme­riksaan masih kita lakukan, nanti saja kalau sudah selesai, kita laporkan ke sekda baru dipublis ya,” ujarnya singkat.

Kepala BKD Maluku, Jasmono juga membenarkan kalau proses pemeriksaan terhadap David Kata­yane sudah dilakukan.

“Benar kasus ini sedang kita tangani, tapi nanti saja kita bicara, karena kita lagi konsentrasi pena­nga­nan dan pencegahan virus corona, nanti saja ya,” ujar Jasmono singkat kepada Siwalima di Kantor Gubernur Maluku, Jumat (27/3).

Sedangkan David alias Buce Ka­tayane yang dikonfirmasi, mem­bantah melakukan pelecehan sek­sual terhadap bawahannya. “Itu tidak benar, tetapi sengaja dibesar-be­sarkan,” ujar Buce, kepada Siwa­lima di Kantor Gubernur Maluku.

Ditanya siapa yang membesar-besarkan kasus ini, ia mengaku tidak tahu. “Saya tidak tahu siapa yang besar-besarkan masalah itu, intinya ini tidak benar, tapi sengaja dibesar-besarkan,” tandasnya singkat. (S-39)