AMBON, Siwalimanews –  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku di awal bulan Juli, kembali merilis adanya penambahan 7 kasus positif baru, sehingga total kasus kini naik menjadi 749 kasus dari sebelumnya 742 kasus.

Adapun penambahan 7 kasus baru tersebut terdiri dari Kabupaten Maluku Tengah 1 kasus yakni berinisial CY (71) jenis kelamin laki-laki. Sementara 6 kasus baru dari Kota Ambon yakni, APM (30) laki-laki, SAS (27) laki-laki, kemudian pasien inisial C (61) seorang perempuan, LN (58) juga perempuan, PN (56) juga perempuan serta pasien TSL (69) berjenis kelamin perempuan.

Kota Ambon sebelumnya terdapat 308 pasien, namun hari ini bertambah 6 pasien positif sehingga naik menjadi 314 kasus. Kemudian hari ini juga 13 pasien terkonfirmasi sembuh, sehingga tinggal 301 pasien yang dalam perawatan.

“Untuk Kabupaten Malteng sebelumnya 94 pasien yang sementara dirawat, hari ini bertambah 1 pasien sehingga naik menjadi 95 pasien, namun hari ini juga 1 pasien sembuh, maka tinggal 94 pasien dalam perawatan,” jelas Ketua Harian Gugus Tugas Maluku Kasrul Selang dalam rilisnya yang diterima redaksi Siwalimanews, Rabu (1/7).

Sedangkan Kabupaten Seram Bagian Timur yang sebelumnya 31 pasien dalam perawatan, hari ini 4 pasien terkonfirmasi sembuh, sehingga tinggal 27 pasien dalam perawatan.

Baca Juga: Angka Kasus Positif di Maluku Terus Bertambah

“Kabupaten Buru masih tetap 22 pasien, Seram Bagian Barat 2 pasien, Kota Tual 2 pasien dan Kabupaten MBD 3 pasien,” rinci Kasrul.

749 kasus positif di Maluku sampai dengan hari ini, terdiri dari, 451 pasien dalam perawatan, 282 pasien dinyatakan sembuh dan 16 pasien terkonfirmasi meninggal dunia.

Untuk orang dalam pemantauan sampai hari ini, tercatat sebanyak 114 orang yang terdiri dari, Kota Ambon 103 orang dan Kabupaten Malteng 11 orang. Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) hari ini berjumlah 53 orang yang terdiri dari, Kota Ambon 47 orang, Kabupaten Malteng 3 orang dan Kabupaten SBT 3 orang.

“Dengan bertambahnya 7 kasus positif baru di Maluku, maka total kasus saat ini berjumlah 916 kasus dari sebelumnya 909 kasus. Jumlah ini terdiri dari 451 pasien dalam perawatan 282 pasien sembuh serta 16 pasien meninggal dunia, ditambah dengan 53 PDP serta 114 ODP,” ucap Kasrul. (S-39)