AMBON, Siwalimanews – Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Maluku pada Jumat (3/4) pukul 12.00 WIT,  jumlah kasus suspek covid-19 di Maluku mencapai 162 kasus.

Juru bicara tim gugus Mei­k­yal Pontoh menjelaskan, dari total 162 kasus itu terdiri dari pasien dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 152 kasus, kemudian Pasein Dalam pengawasan (PDP) tetap 9 kasus  dan pasien yang terkonfirmasi telah sembuh yakni 1 orang.

“Peningkatan jumlah kasus ini ada pada ODP yang sebelumnya hanya 150 meningkat jadi 152 kasus, sementara PDP tetap sama 9 orang. Sedangkan untuk pasien yang sembuh tidak alami perubahan yakni tetap 1 orang,” urai Pontoh saat dikonfirmasi Siwalimanews melalui telepon selulernya, Jumat (3/4)

Ia merincikan, dari total 152 ODP itu, Kota Ambon penyumbang terbanyak yakni 49 orang, Kabupaten Malteng tetap 6 orang, SBB juga tetap 17 orang, Kabupaten SBT 2 orang, sedangkan Kabupaten Buru 7 orang, Kabupaten Bursel 7 orang, Kota Tual 10 orang, Kabu­paten Malra tetap 2 orang, Kabupaten Tanimbar juga tetap 20 orang, Kabupaten Aru tetap 7 orang dan Kabupaten MBD juga tetap 1 orang.

“Peningkatan ODP ini terjadi di Kota Ambon dari sebelumnya 45 orang naik menjadi 49 orang, Kabupaten Buru yang awalnya itu hanya 33 orang meningkat menjadi 37 orang, kemudian terjadi peningkatan juga Kabupaten SBT awalnya 1 orang naik menjadi 2 orang,” urainya.

Baca Juga: Malteng Belum Terima ADP Bantuan Pemprov

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak mengalami perubahan sebab tetap 9 orang, dengan perincian, Kota Ambon masih 3 orang, 1 di Kabupaten Malteng, 2 di Kabupaten Kepulauan Aru serta 2 pasien  dari Kota Tual serta 1 di Kabupaten Malra.

Dengan demikian total keseluruhan data kasus suspek covid-19 di Maluku sampai dengan Rabu (2/4) Pukul 12.00 WIT berjumlah 162 kasus yang terdiri dari ODP 152 orang, PDP 9 orang dan pasien yang sembuh 1 orang. (S-39)