DOBO, Siwalimanews – Masyarakat serta pemerintah kabupaten memberikan dukungan moril kepada empat anak Aru yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 berdasarkan hasil PCR yang kini sementara menjalani isolasi di Kota Ambon.

Bupati Aru Johan Gonga mengatakan, secara klinis mereka tidak ada keluhan atau yang disebut orang tanpa gejela (OTG), ini dikarenakan mereka masih muda dan memiliki anti bodi yang kuat, namun sesuai protokol kesehatan untuk mencegah penularan kepada orang lain, mereka harus dikarantina.

“Kenapa anak-anak kita dikarantina bukan karena mereka sakit, namun agar mereka tidak menularkan kepada orang lain. Untuk itu anak-anakku tetaps emangat dan tak boleh putus asa,” ucap Gonga saat memberikan dukungan moril di ruang kerjannya.

Menurutnya, dukungan m oril harus terus diberikan bagi anak-anak ini, dukungan juga harus datang dari pihak keluarga, sehingga mereka juga tidak stres dan tidak putus asa.

Kepada masyarakat Aru juga, janganlah berprasangka bahwa anak-anak ini benar- benar mengidap suatu penyakit atau sakit yang punya resiko, namun sebaliknya, mereka harus diberikan dukungan serta motivasi untuk kuatkan mereka agar tetap kuat, semangat dan tidak berputus asa.

Baca Juga: DPRD Maluku Kecam Rumah Sakit Tolak Pasien

“Untuk pencegahan Covid-19 tidak perluh panik, asalkan kita terus patuhi protokol kesehatan, utamanya kita pakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun,” ujarnya.

Selain itu, hal terpenting lainnya juga kata Gonga, harus jalani pola hidup sehat dengan gerakan masyarakat hidup sehat (Gernas) artinya makan makanan yang bergizi yang bisa naikan daya tahan tubuh, olahraga yang teratur, serta berjemur diri kurang lebih 15 menit setiap pagi.

“Kalau kita bisa menjaga pola ini, maka pasti kita aman sehingga semua menuju untuk diberlakukan new normal,” cetusnya.

Ditambahkan, new normal ini masyarakat akan beraktivitas seperti biasa, namun  tetap mengikuti protokol kesehatan. (S-25)