24 Swab Pasien Dikirim ke Balitbang Kemenkes

AMBON, Siwalimanews –  Sebanyak 24 swab spesimen pasien yang disaat ini dirawat pada sejumlah rumah sakit di Kota Ambon maupun gedung BPSDM Maluku dikirim ke Balit­bang Kementerian Kesehatan.

Swab pasien yang dikirim, baik berstatus terkonfirmasi positif Covid-19 maupun pasien dalam pengawasan (PDP).

“Tadi pagi kita sudah kirim lebih kurang 24 swab spesimen untuk diuji di Jakarta,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Pena­nga­nan Covid-19 Maluku, Meikyal Pontoh, kepada Siwalima di Kan­tor Gubernur Maluku, Jumat (1/5).

Menurutnya, swab yang dikirim selain pasien PDP yang mening­gal pada Kamis (30/4) malam, juga pasien yang saat ini dirawat di RSUD dr. M Haulussy, Rumah Sakit Tentara Klas II dr. Latumeten, Rumah Sakit Angkatan Laut dr. FX Suhardjo Ambon dan gedung BPSDM.

Ia mengaku, ada kendala teknis di Balai Teknik Kesehatan Ling­kungan dan Pengendalian Penya­kit (BTKL-PP) Ambon, sehingga swab terpaksa dikirim ke Balitbang Kementerian Kesehatan.

“Me­mang ada kendala teknisnya sehingga swab harus dikirim ke Jakarta,” ujar Pontoh.

Jumlah ODP dan PDP Naik

Meikyal Pontoh juga menjelas­kan, jumlah OPD dan PDP di Maluku terus naik. “Sampai dengan Jumat 1 Mei pukul 12.00 WIT jumlah OPD di Ma­luku sebanyak 60 orang,” jelas Pontoh.

Pontoh merincikan, jumlah OPD di Kota Ambon sebanyak 42 orang, Kabupaten SBB 1 orang, Kabu­paten Buru 6 orang, Kabupaten Bursel 1 orang, Kabupaten Kepu­lauan Tanimbar 6 orang dan Kabupaten Kepulauan Aru 4 orang.

Sebelumnya pada Kamis 30 April pukul 12.00 WIT jumlah OPD di Maluku sebanyak 59 orang.

Sedangkan jumlah PDP di Maluku sebanyak 13 orang. Masing-masing Kota Ambon sembilan orang, Kabupaten Malteng satu orang, kabupaten SBT satu orang, Kabupaten Bursel satu orang dan Kabupaten Malra satu orang.

“Jumlah PDP sebelumnya tanggal 30 April hanya 12 orang masing-masing Kota Ambon sembilan orang, Kabupaten SBT satu orang, Kabupaten Malteng satu orang, Kabupaten Malra satu orang,” jelasnya. (S-39)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *