Ambon, Siwalimanews – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Provinsi Maluku hari ini, Rabu (23/9) mencatat adanya penambahan pasien sembuh sebanyak 24 orang.

Adanya penambahan 24 pasien sembuh ini, maka jumlah pasien sembuh meningkat menjadi 1.687 pasien, naik dari sebelumnya 1.663 pasien.

“Hari ini juga ada penambahan dua kasus baru, sehingga jumlah kasus Covid juga meningkat menjadi 2.654 kasus, naik dari sebelumnya 2.652,” ungkap Ketua Harian Gugus Tugas Maluku Kasrul Selang kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Rabu (23/9).

Puluhan pasien sembuh hari ini berasal terdiri dari, Kota Ambon 18 pasien, 3 pasien asal Maluku Tenggara dan 3 pasien asal Kabupaten MalukuTengah.

Mereka yang dinyatakan sembuh untuk Kota Ambon yakni, pasien kasus 2.136 VR (26) perempuan, kasus 2.138 EP (25) perempuan, kasus 2.139 SF (20) perempuan, kasus 2.154 MR (49) laki-laki, kasus 2.155 JT (14) perempuan, kasus 2.157 JAT (15) perempuan, kasus 2.158 CLT (19) perempuan dan kasus 2.161 ALF (37) perempuan.

Baca Juga: Satu Guru di Namlea Positif Covid-19

Selanjutnya, kasus 2.170 BL (44) perempuan, kasus 2.171 US (43) laki-laki, kasus 2.195 LW (36) laki-laki, kasus 2.209 PF (23) laki-laki, kasus 2.210 SP (46) laki-laki, kasus 2.261 SAS (21) laki-laki, kasus 2.262 HML (22) laki-laki, kasus 2.263 JS (38) laki-laki, kasus 2.294 EGK (17) laki-laki dan kasus 2.298 HA (63) perempuan.

Sementara pasien sembuh asal Malra yakni pasien kasus 1.171 NR (49) perempuan, kasus 1.172 BVR (22) laki-laki dan kasus 1.622 NNR (43) laki-laki. Sedangkan pasien sembuh asal Malteng masing-masing pasien kasus 2.111 RFT (25) perempuan, kasus 2.112 MT (25) laki-laki serta pasien kasus 2.113 UAR (25) perempuan.

“Mereka yang telah sembuh ini sudah kembali ke keluarga masing-masing dengan membawa surat keterangan sehat,” ujar Kasrul.

Sedangkan dua pasien baru yang terpapar hari ini berasal dari Kota Ambon masing-masing, pasien berinisial PMM (71) laki-laki dan pasien berinisial AJT (29) juga laki-laki.

“Kedua pasien ini, kini dirawat di Balai Diklat Pertanian Ambon di Desa Waiheru,” ungkap Kasrul.

Untuk 927 pasien yang sampai saat ini men jalani perawatan dengan rincian, 833 pasien asal Kota Ambon, 53 pasien asal malteng, Kota Tual 16 Pasien, Malra 12 pasien, Aru 3 pasien, Buru 3 pasien, MBD 3 pasien, SBB 2 pasien dan Tanimbar 2 pasien. (S-39)