MASOHI, Siwalimanews – Sebanyak 200 kepala keluarga (KK) di  Dusun Keramat Negeri Tu­lehu, Kecamatan Salahutu sudah bisa menikmati air bersih setelah bertahun-tahun lamanya masyarakat setempat kesulitan memperolehnya.

Hal ini ditandai dengan diresmi­kannya pemanfaatan air besih itu oleh Bupati Maluku Tengah (Mal­teng) Tuasikal Abua, Sabtu (26/9), yang ditandai dengan pembukaan pembukaan kran pertama air bersih oleh bupati yang didampingi Ny Amien Ruaty Tuasikal serta pelak­sana proyek.

Bupati Tuasikal menyampaikan apresiasi dan penghargaan bagi BWS Maluku yang telah bekerja sama dengan Pemkab Malteng untuk menyediakan air bersih bagi warga di dusun itu.

“Secara pribadi dan Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah saya memberikan apresiasi dan penghar­gaan yang tak terhingga kepada pihak BWS Maluku yang telah ber­sedia bekerja sama dengan Peme­rintah Kabupaten untuk memba­ngun fasilitasi saluran air bersih kepada warga di Dusun Keramat Negeri Tulehu ini. Dengan terba­ngunnya fasilitas saluran air bersih telah memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat,” tandas Bupati.

Abua mengharapkan, fasilitas saluran air bersih yang telah terba­ngun itu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik baiknya, agar kebutuhan masyarakat untuk memperoleh air bersih dapat benar benar dirasakan oleh seluruh warga yang ada di dusun dimaksud.

Baca Juga: Pencarian Warga Malteng Dihentikan

“Kami berharap fasilitas kran yang sudah tersambung ini dapat benar benar dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan ketersediaan air bersih. Fasi­litas yang terbangun ini harus dira­wat dengan sebaik baiknya agar dapat terus memenuhi kebutuhan seluruh warga akan air bersih,” tambah bupati.

Dikatakan, pemerintah akan terus berupaya menjawab semua kebutu­han masyarakat. Namun, masyarakat harus terus memastikan sikap men­dukung usaha dan upaya peme­rintah untuk membangun daerah.

“Kami hanya bisa mengharapkan masyarakat dapat terus memberikan dukungan kepada pemerintah untuk terus membangun Maluku tenga kearah yang sama sama kita harap­kan,” katanya. (S-36)