AMBON, Siwalimanews – Air bersih adalah salah satu kebutuhan dasar setiap mahkluk hidup khususnya manusia. Namun miris, warga Dusun Tanah Merah, Desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, mengeluhkan kekurangan air bersih.

Keluhan ini disampaikan langsung masyarakat setempat  kepada anggota DPRD Provinsi Maluku dapil Maluku Tengah Vivian Uneputty, saat melakukan reses beberapa waktu lalu.

“Jadi warga tanah merah Desa Liang saat ini memang sangat membutuhkan air bersih,” ujar Uneputty kepada Siwalimanews di Ambon, Selasa (18/5).

Menurutnya, kekurangan air bersih terjadi akibat tidak beroperasinya lagi bak penampungan air yang dikerja­kan oleh pihak Balai Sungai melalui program Pansimas.

Bak penampungan air tersebut, dibangun dan berfungsi hanya satu bulan termasuk mesin dan pipanya itu dilepas, sehingga masyarakat sangat membu­tuhkan ketersediaan air bersih.

Baca Juga: Wadjo: Proyek SMI tak Selesai, PUPR Tanggung Jawab

“Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, warga tanah marah harus menggunakan jasa mobil tengki, sehingga membebani mereka, apalagi ditengah pandemi Covid-19, dimana masyarakat sulit untuk mendapatkan pendapatan,” tuturnya.

Politisi Partai Perindo ini berharap, pemerintah daerah dapat mengintervensi persoalan yang dialami oleh warga disana dengan membangun bak penam­pungan air, agar dapat dipergu­nakan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. (S-50)