AMBON, Siwalimanews – Melarang masyarakat melakukan kegiatan dengan mengumpulkan banyak orang selama masa pandemi covid, Pemerintah Kota Ambon justru bersiap siap mengelar safari Ramadan dalam waktu dekat.

Jubir Satgas Covid-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz mengung­kapkan pelaksanaan Safari Ra­-madan kali ini dilakukan dengan cara kunjungan langusng kelurga yang terdampak dari virus corona.

“Nah ditahun ini kita lakukan sedikit berbeda, dalam bentuk kunjungan-kunjungan langsung ke masyarakat yang membutuhkan dan mungkin terdampak dari Covid-19,” jelas Adriaansz kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Selasa (13/4).

Hal ini merupakan langkah pemkot untuk terus mensosiali­sasikan dampak dari penyebaran Covid-19 yang dimulai dari lembaga birokrasi negara yakni Pemerintah Kota Ambon.

“Sedikit berbeda dengan safari Ramadan sebelumnya yang biasanya di pusatkan di satu titik. Namun, dengan ini kita berupaya untuk menjadi contoh kepada masyarakat untuk tidak membuat kegiatan yang mengha­dirkan banyak orang,” tuturnya.

Baca Juga: 175 Sekolah di Malteng Terancam tak Menerima BOS

Dirinya mengakui, sesungguhnya edaran Kementerian Agama mengizinkan kegiatan seperti safari Ramadan yang berpusat pada satu titik dapat dilakukan, dengan pembatasan kapasitas yakni 50 persen. Namun, dirinya menegaskan langkah ini akan tetap dilakukan secara berbeda.

Adriaansz mengungkapkan, sesuai dengan arahan dari Walikota Richard Louhenapessy, maka safari Ramadan dalam bentuk kunjungan akan dilakukan dan tidak dilakukan sama seperti yang biasanya.

“Sesuai dengan arahan pak walikota, kita tetap mengacu untuk bagaimana memberikan contoh kepada masyarakat yang terbaik dalam penerapan protokol kesehatan,” tandasnya. (S-52)