DOBO, Siwalimanews – Terminal penumpang yang baru milik Bandara Rar Gwamar Dobo, terancam rusak, lantaran proyek tersbeut tak juga dilanjutkan, pasalnya, padalahn tersebu kini sudah tumbuh rerumputan liar, bahkan sampai masuk ke dalam bangunan.

Proyek ini tak dapat dilanjutkan, akibat tidak ada akses jalan masuk, lantaran Pemkab Aru tak mampu menyediakan lahan. Padahal terminal tersebut merupakan salah satu terminal bandara terbesar di kawasan tenggara Maluku.

Informasi yang berhasil dihimpun Siwalimanews dari berbagai sumber menyebutkan, setelah pekerjaan tahap pertama pada tiga tahun lalu terlihat sangat jelas, dimana pekerjaan seperti akses jalan, areal parkiran, appron telah selesai dibangun. Sementara untuk gedungnya belum selesai, karena masuk tahap kedua pekerjaan.

Namun, sangat disayangkan anggaran pekerjaan di tahap kedua yang diperkirakan sebesar Rp48 miliar lebih, terpaksa dikembalikan lagi ke kas negara, lantaran proyek tersebut dapat dapat dilanjutkan. Anggaran tersebut ditarik kembali ke kas negara, akibat pemkab tidak mampu untuk menyiapkan lahan atau akses jalan masuk ke bandara.

Hal ini dikuatkan dengan surat Bupati Aru dengan Nomor: 620/72 tanggal 18 Januari 2022, perihal permohonan penanganan pembangunan jalan akses Bandar Udara Dobo.

Baca Juga: Tingkatkan PAD, Pemkot Optimalkan Sistem Penagihan Pajak

Dalam surat tersebut, bupati menjelaskan keterbatasan keuangan Pemkab Aru dalam penanganan berbagai pembangunan insfrastruktur, termasuk upaya pembangunan dan peningkatan jalan akses ke terminal baru Bandara Rar Gwamar dengan nama ruas Jalan Simpang SMAN 1 Bandara, maka bersama ini disampaikan permohonanan penanganan pembangunan dan peningkatan jalan tersebut agar dapat ditangani oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementenan Perhubungan Republik Indonesia.

Terkait surat tersebut, Bupati Aru Johan Gonga ketika di konfirmasi Siwalimanews melalui melalui pesan WhatsAppnya, Selasa (30/8) mengaku, kalau anggaran itu akan dimasukan dalam APBD 2023.

“Di APBD bisa nanti di tahun depan, kalau untuk tahun ini belum bisa,” tulis bupati dalam pesan whatsAppnya. (S-11)