AMBON, Siwalimanews – Jembatan sepanjang 120 meter yang dibangun doleh Kodam XVI Pattimura di Kecamatan Kilmuri, Kabupaten Seram Bagian Timur, saat ini berada dalam kondisi memprihatinkan dan butuh sentuhan Pemerintah Provinsi Maluku.

Jembatan yang dibangn lima bulan lalu oleh prajurit TNI Kodam XVI Pattimura dibawah kepemimpinan mantan Danrem 151 Binaiya Brigjen Arnold Ratiauw ini telah mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrim yang melanda sejumlah wilayah di Maluku beberapa waktu belakangan ini, termasuk di Kabupaten Seram Bagian Timur.

Menyikapi kondisi ini anggota DPRD Provinsi Maluku Alimudin Kolatlena, mendesak pemprov untuk segera membangun kembali jembatan Kilmuri.

“Cuaca ekstrim beberapa hari terakhir telah menyebabkan kondisi jembatan Kilmuri sekarang hancur total karena  diterjang banjir dan berdampak pada arus transportasi masyarakat sementara lumpuh total,” ungkap Alimudin kepada Siwalimanews di Ambon, Sabtu (27/8).

Kehadiran jembatan yang dibangun pihak TNI di Kecamatan Kilmuri sejak awal sangat disyukuri oleh masyarakat, sebab telah memberikan banyak manfaat, khususnya akses transportasi, sebab selama ini masyarakat Kilmuri hidup dalam kesulitan akses transportasi.

Baca Juga: Kodrat Maluku Perkenalkan Cabor Tarung Derajat ke Sejumlah Sekolah

“Kalau jembatan ini rusak akibat banjir, maka tentu masyarakat akan kembali mengalami kesulitan dalam melakukan kegiatan sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, Pemprov Maluku harus segera mengambil langkah dan upaya perbaikan agar aktivitas warga masyarakat di Kecamatan Kilmuri dapat berjalan normal kembali.

Apalagi, kecamatan ini selalu menjadi sorotan tajam berbagai kalangan, karena tidak adanya dampak dari kebijakan pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat disana, terutama soal infrastruktur jalan maupun jembatan melewati wilayah itu.

Olehnya, politisi Gerindra ini mengharapkan, adanya perhatian pemerintah secara serius untuk mengatasi persoalan ini, sehingga masyarakat Kilmuri dapat keluar dari keterisolasian akses transportasi.(S-20)